ANALISIS PERBEDAAN PERUSAHAAN TUMBUH DAN TIDAK TUMBUH DENGAN KEBIJAKAN PENDANAAN, DEVIDEN, PERUBAHAN HARGA SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN PADA BURSA EFEK JAKARTA DENGAN PENDEKATAN ASOSIASI PROKSI INVESTMENT OPPORTUNITY SET (I0S)

Iswaltyuni , Yetti (2001) ANALISIS PERBEDAAN PERUSAHAAN TUMBUH DAN TIDAK TUMBUH DENGAN KEBIJAKAN PENDANAAN, DEVIDEN, PERUBAHAN HARGA SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN PADA BURSA EFEK JAKARTA DENGAN PENDEKATAN ASOSIASI PROKSI INVESTMENT OPPORTUNITY SET (I0S). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1640Kb

Abstract

ABSTRAK The objective of this study is to investigate differenciation between growth firms and no growth firms with corporate financing policy, dividend policy, different of firms stock price and total volume activity that classified by the investment opportunity set values. There are six variables, used as firm growth indicators, such as: book value of plant, property and equipment to assets ratio (PPE/BVA), market to book of equity ratio (MVE/BVE), price to earning ratio (P/E), market to book assets ratio (MVA/BVA), capital expenditures to market value of assets (CAP/MVA) and variance to total return (VAR). These variables are analized by common factor analysis. Forty growth firms and 40 no growth firms from 100 public firms at Jakarta Stock Exchange. The empirical results show that correlation between MVE/BVE with MVA/BVA, MVA/BVA with Varret are significantly positive, as expected. In financing policy, growth firms have lower financing than no growth firms, while dividend policy, growth firms haven't different than no growht firms. However, classified firms bassed on IOS values don't effect change of stock price and total volume activity. It means investor haven't reacted yet the signals. Keyword : investment opportunity set, common factor analysis, financing policy, dividend policies, abnormal return and total volume activity. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi perbedaan perusahaan yang tumbuh dan tidak tumbuh dengan kebijakan pendanaan, deviden, perubahan harga saham dan volume perdagangan pada Bursa Efek Jakarta dengan pendekatan analisis proksi IOS. Ada enam proksi yang digunakan sebagai prediktor pertumbuhan perusahaan, seperti: book value of plant, property and equipment to assets ratio (PPE/BVA), market to book of equity ratio (MVE/BVE), price to earning ratio (P/E), market to book assets ratio (MVA/BVA), capital expenditures to market value of assets (CAP/MVA) and variance to total return (VAR). Proksi ini dianalisis dengan common factor analysis. Empat puluh perusahaan masuk kategori perusahaan tumbuh dan 40 perusahaan masuk kategori tidak tumbuh dari 100 perusahaan publik yang terdaftar di BEJ. Hasil penelitian menunjulckan bahwa korelasi antara MVE/BVE dengan MVA/BVA, MVA/BVA dan Varret signifikan positif sesuai dengan yang diharapkan. Perusahan yang tumbuh memiliki kebijakan pendanaan yang lebih kecil daripada perusahaan yang tidak tumbuh, sedangkan kebijakan deviden untuk perusahaan yang tumbuh tidak berbeda dengan perusahaan yang tidak tumbuh. Begitujuga, pada perubahan harga saham dan volume perdagangan tidak berbeda antara perusahaan yang tumbuh dan yang tidak tumbuh. Ini berarti investor beim merespon terhadap signal ini.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9150
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:23 Apr 2010 09:56
Last Modified:23 Apr 2010 09:56

Repository Staff Only: item control page