EVALUASI KEPUASAN PASIEN KELAS III TERHADAP PELAYANAN MEDIS, NON MEDIS, SARANA DAN FASILITAS RUMAH SAKIT (STUDI KASUS PADA RSUD AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG)

INDARNI, RATNA (2001) EVALUASI KEPUASAN PASIEN KELAS III TERHADAP PELAYANAN MEDIS, NON MEDIS, SARANA DAN FASILITAS RUMAH SAKIT (STUDI KASUS PADA RSUD AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2053Kb

Abstract

Abstract Hospital Management analogizes with Business Services Management. This means that Hospital should optimally provide services for its medical patients. In general, that patient of class III get poorer services compared with the patients placed on above this category ( class Teladan and class VIP). In order to assess this fact, it is important to investigate how far the local govrnment owned hospital ( Rumah Sakit Umum Daerah = RSUD ) serves and treats its class HI patients. The objective of this study is to analyze the relationship between the hospital services covering medical doctor, paramedic (nurse) and means facilities provision with the class III patients' satisfaction. Meanwhile, the proce covering the rate of medical drugs, hospital-stay rate, doctor visit rate and cost of medical treatment in RSUD could not be analyzed for the rates and costs have already set by the local government policy. Therefore, the prices have already given. Similarly , the promotion could be analyzed, as promotion for medical treatment is not undertaken in this case. This study makes use of interview and questionaire to obtain primary data of patients' satisfaction, whereas Chi-Square Analysis is used for analyzing the relationship between hospital services and means facilities provision towards the class HI patient's satisfaction. This study found that the revenue contribution from drugs selling and medical treatment for class III patients has not been followed by good medical service provision. Many class III patients are not well treated as lack of paramedic,. Based on rates paid by the class HI patients determined by local government policy, the revenues from them could not pay the compensation for medical specialists, whereas the need for medical specialists are urgent and various. Unfortunately, the class III patients are incapable in paying these services. Similarly, this happens for the facilities provision. Consequently, the hospital prioritizes the class Teladan and VIP patients' services to maximize the limited hospital facilities. These descriptive findings have been proved by the Chi-Square Analysis that there is a significant relationship between the investigated variables : hospital services, means facilities provision and class HI patients' satisfaction. ABSTRAKSI Mcmajemen pada Rumah Sakit sama dengatt manejemen pada Usaha Jasa. Artinya Rumah Sakit hams menyelenggarakan pelayanan yang optimal untuk pasiennya. • Pads umumnya pasien kelas III kurang mendapatkan pelayanan yang optimal bila dibandingkan pada Ice/as diatasnya (kelas Teladan dan Ice/as VIP).Untuk menilai kenyataan tersebut , adalah panting meneliti sampai seberapa jauuh Ruumah Sakit Uumuum Daerah ( RSUD )memberikan pelayanan kepada pasien kelas III inL Stuudi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan Ruumah Sakit, yang terdiri dart pelayanan Dokter dan Paramedis, penyediaan fasilitas sarana dan prasarana den gan kepuuascm pasien kelas IlInya. Sementara itu, harga yang meliputi harga obat , tarif rawat-inap, tarif kunjungan dokter clan biaya tindakan medis, tidak dapat dianalisis lcarena sudah ditentukan oleh Pemerintah. Demikian pula promosi juga tidak dianalisis, karena promosi untuk pelayanan Rumah Sakit tidak dilakulcan oleh Rumah Sakit int. Studi ini menggunakan metode wawancara dan daftar pertanyaan untuk memperoleh data primer tentang kepuasan pasien kelas IlL sedangkan Analisis Chi- Square digunakan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan Rumah penyediaan fasilitas sarana-prasarcma dengan kepuasan pasien kelas Hasil stuudi ini menyimpulkan bahwa kontribusi pendapatan yang diperoleh dari pasien Ice/as III yang berupa penjualan obat dan tindakan medis tidak diikuuti dengan pelayanan yang baik terhadap mere/ca. Banyaknya pasien kelas III tidak didukung oleh tersedianya jumlah paramedis. Pembayaran yang diperoleh dart pembayaran tarif oleh pasien kelas III dan yang sudah ditentuukan oleh Pemerintah tidak mampu membayar kompensasi yang harus dtberikan kepada do/den spesialis. Padahal kebutuhan dokter spesialis scmgat urgen dan beragam. Sayangnya pasien kelas III tersebut tidak mampu membayar jasa pelayanan tersebut Sama halnya yang terjadi dengan penyedia an fasilitas sarana-prasarana Rumah Sakit Akibatnya, pihak Rumah Sakit memprioritaskan pelayanan kepada pasien kelas Teladan dan Ice/as VIP guna memmanfaatkan sarana-prasarana Rumah Sakit yang terbatas. Hasil temuan deskriptif ini didukung oleh hasil Analisis Chi-Square bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel-variabel yang diteliti, yaitu pelayanan Rumah Sakit, penyediaan fasilitas sarana-prasarana dengan kepuasan pasien kelas IIInya.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9134
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:23 Apr 2010 09:05
Last Modified:23 Apr 2010 09:05

Repository Staff Only: item control page