PENGARUH POTENSI KEPAILITAN TERHADAP RESIKO SISTEMATIK SAHAM Studi pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta

Rachmi, Arina (2001) PENGARUH POTENSI KEPAILITAN TERHADAP RESIKO SISTEMATIK SAHAM Studi pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2201Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kepailitan suatu perusahaan dengan pendekatan model prediksi kebangkrutan Ilya Avianti dan besarnya resiko sistematik saham; menguji perbedaan resiko sistematik saham pada perusahaan yang diklasifikasikan pailit dan non pailit serta menganalisis pengaruh potensi kepailitan pada resiko sistematik saham. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat bagi investor untuk menyusun strategi berivenstasi yang lebih balk serta sebagai masukan bagi pihak terkait, yang membutuhkan analisis fundamental sebagai sistem peringatan dini, untuk mengawasi kinerja pasar modal di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Jumlah populasi 147 peruahaan manufaktur yang terdaftar pada tahun 1999 (sesuai Indonesian Capital Market Directory 2000). Sampel akhir penelitian berjumlah 135 perusahaan. Penelitian menggunakan data harga saham dan IHSG periode Desember 1997 — Januari 2000. Hasil perhitungan potensi kepailitan berdasarkan laporan keuangan tahun 1999 memeperhhatkan 63 perusahaan diklasifikasikan pailit dan 72 perusahaan diklasifikasikan non pailit. Berdasarkan uji t dengan sampel independen didapat kesimpulan bahwa secara statistik, tidak ada perbedaan yang signifikan antara resiko sistematik saham pada perusahaan yang diklasifikasikan pailit dan non pailit. Berdasarkan analisis regresi sederhana antara potensi kepailitan dan resiko sistematik saham diperoleh kesimpulan bahwa potensi kepailitan berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiko sistematik saham (dengan p--(0,05), walaupun dengan koefisien detenninasi (1e) yang relatif rendah.This study identified companies potentially bankrupt based on a bankruptcy prediction model constructed by Ilya Avianti and the systematic risk This study also attempted to provide additional evidence on the effect of bankruptcy on systematic risk and a difference of systematic risk between bankrupt companies and healthy companies. It is hoped that the results of this study can be used by investors to make .a better investment strategies and also used by various parties • which need fundamental analyses as an early warning system or to control tha capital market performance in Indonesia. The sample was taken using a purposive sampling method. The population was 147 manufacturing companies listed on BEI in 1999 (based on Indonesian Capital Market Directory 2000). The final sample was 135 manufacturing campanies. Financial ratios in 1999, closing price and Composite Index (11-ISG) December 1997 — January 2000. Based on the prediction model, this study showed there were 63 companies potentially bankrupt and 72 companies classified healthy firm. Using Nest for independent samples, we found that no statistically difference of systematic risk between bankrupt companies and healthy companies. Applying simple regression methods, this study resulted that bankruptcy potential have a positively and significant effect on the systematic risk (at p<0.05), even so with relatively little R2.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9122
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Apr 2010 21:28
Last Modified:22 Apr 2010 21:28

Repository Staff Only: item control page