ANALISIS PENGARUH FAKTOR - FAKTOR SELF - EFFICACY TERHADAP KINERJA, KEPUASAN KERJA, DAN KOMITMEN ORGANISASI PEKERJA JARAK JAUH (TELEWORKERS) (Studi pada Perusahaan - perusahaan Pemberitaan Internet On - line di Indonesia)

liariyanto , Novan (2001) ANALISIS PENGARUH FAKTOR - FAKTOR SELF - EFFICACY TERHADAP KINERJA, KEPUASAN KERJA, DAN KOMITMEN ORGANISASI PEKERJA JARAK JAUH (TELEWORKERS) (Studi pada Perusahaan - perusahaan Pemberitaan Internet On - line di Indonesia). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3286Kb

Abstract

ABSTRACT The current study is a good step in investigating how virtual organizations can manage teleworkers effectively. The research used self-efficacy theory to build a model that predicts relationships between antecedents to employee's remote work self-efficacy assessments and their behavioral and attitudinal consequences. The antecedents self-efficacy include of experiences and training remote work, managerial modelling practices, physical conditions, and connectivity. Self-efficacy is an individual belief that self-motivated to cope specifics task, include here self-efficacy judgment and information technology self-efficacy. The consequences of self-efficacy are behavior (performance) and attitude consists of job satisfaction and organization commitment. The research used on-line press companies as research object and employees as an analysis unit. Samples take from 91 respondents' teleworkers from on-line press companies in Indonesia. Path analysis with AMOS 4.0 program used by researcher as tools for analyse the research problem. The results indicated that remote employees' self-efficacy assessments play a critical role in influencing their remote works performance, job satisfaction and organization commitment. Furthermore, positive causal relationships were observed between several antecedents, including remote work experience and training, best practices modelling by management, physical conditions, and connectivity on employee's remote work self-efficacy judgments and information technology self-efficacy. Because many of these antecedents can be controlled managerially, these findings suggest important ways in which a remote employees work performance can be enhanced through the intermediary effect of improved remote work self-efficacy. The current study also provides a basis for future research in the remote work area through its development and testing of a remote management framework. ABSTRAKSI Penelitian ini merupakan langkah yang tepat untuk menyelidiki bagaimana organisasi virtual dapat mengelola pekerja jarak jauh secara efektif. Penelitian ini menggunakan teori self-efficacy untuk mengembangkan model yang akan digunakan untuk memprediksikan hubungan antara antecedent self-efficacy pekerja jarak jauh dan perilaku serta sikap mereka sebagai konsekuensi self- efficacy. Antecedent self-efficacy terdiri dari pengalaman dan pelatihan kerja jarak jauh, praktek-praktek permodelan manajerial, kondisi-kondisi fisik, dan konektivitas. Self-efficacy merupakan keyakinan individu untuk memotivasi dirinya sendiri dalam melaksanakan tugas-tugas spesifik yang terdiri dari pertimbangan self-efficacy dan self-efficacy teknologi informasi. Sedangkan konsekuensi dad self-efficacy merupakan perilaku (kinerja) dan sikap yang terdiri dari kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Penelitian ini menggunakan perusahaan pemberitaan on-line sebagai obyek penelitian dan pekerja bagian pemberitaan sebagai unit analisis. Sampel diambil dari 91 responden pekerja jarak jauh pada perusahaan-perusahaan pemberitaan on-line yang ada di Indonesia. Path analysis dengan program AMOS 4.0 digunakan peneliti sebagai alat analisis permasalahan penelitian. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy kerja jarak jauh yang dimiliki pekerja memainkan peran penting dan berpengaruh dalam peningkatan Idnerja, kepuasan kerja dan komitmen pada organisasi. Hubungan kausal yang positif dan signifikan ditunjukkan oleh antecedent self-efficacy, terhadap pertimbangan self-efficacy dan self-efficacy teknologi informasi, termasuk di sini adalah pengalaman dan pelatihan kerja jarak jauh, praktek¬praktek permodelan manajerial, kondisi-kondisi fisik dan konektivitas. Karena beberapa antecedent dapat dikontrol secara manajerial, sehingga penemuan ini merupakan langkah yang penting untuk meningkatkan kineda pekerja jarak jauh secara keseluruhan, melalui pengaruh intermediari yang diperankan oleh pertimbangan self-efficacy. Penelitian ini juga menjadi dasar bagi penelitian tentang kerja jarak jauh di masa mendatang melalui pengembangan dan pengujian manajemen jarak jauh sebagai framework

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9059
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Apr 2010 13:03
Last Modified:22 Apr 2010 13:03

Repository Staff Only: item control page