"ANALISIS POSITIONING PRODUK TEN BOTOL Hi-C STUDI KASUS DI KOTAMADYA SEMARANG"

Risko, Risko (2000) "ANALISIS POSITIONING PRODUK TEN BOTOL Hi-C STUDI KASUS DI KOTAMADYA SEMARANG". Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2266Kb

Abstract

ABSTRACTION Product positioning is a company's process in trying to create a perception in customers' minds about position where products or brands have a dealing with competitors. Positioning means the act of designing the company's offering and image so that they occupy a meaningfull and distinct competitive position in the target customers' minds. The problem of the Coca Cola Pan Java Co. Ltd, particularly Hi-C product is to increase market share from 6,8% up to 15%. This reason forces the company to set product positioning. The purpose of positioning is to find out the customers' image abOut Hi-C product so that the company can increase market share in line with the determined target. The main problem and the purpose of the study are to know the Hi-C tea position in competition, when the product is compared with Sosro and Tckita bottle tea, how customers give a value to Hi-C performance and how the fli-C profile faces to its competitors. The study result gives input to the company in selecting proper strategy in order to increase market share. The study built a frame of consideration that is a combination of atributes determined by Coca Cola management to Hi-C product consists of perceived quality (sweetness, viscosity, color, volume) and perceived convenience (ordering ease, cold-ready served, retail price uniformity and attractive advertisment). The study collected data using questionaire method. The questionaires were given to 100 well-in Conned respondents of Hi-C, Tekita, and Sosro. Positioning analysis of Hi- C product was a case study conducted in Semarang municipality using SPSS test for windows version 10.0. The validity and realibility test related to all product atributes showed that the acquired-data from questionaires was valid and reliable.The comparative analysis was done to recognise I li-C competitors profile. While comparative profile was performed to find out all the posihility increasing of the product, Cartography using Integrated Performance Analysis (IPA) was conducted to obtaine variables that customers have more interests so that the company is able to select better strategy to reach expected target. The study showed: 1. Hi-C bottle tea product places in the third position under Sosro and Tekita. Based on perceived customers the average of the product devided into quality and convenience variables is 3,1 and 3,2. As Hi-C is a differentiation of Coca Cola Pan Java Co. Ltd, it can be said that Hi-C is a product follower. 2. Quality atributes (taste, color and viscosity) may become a flourishable' potential product. From the convenience point is the company has to maintain the large and even distribution. The advertisment of Hi-C product must he created, the marketing of the product may not depend on its large distribution, if it does ili-C will fail to reach the expected target. 3. Integrated Performance Analysis result showed that Hi-C product is in the 1 quadrant means that the product has to restraine and to develope the quality (taste, color, viscosity and volume) and the convenience (ordering ease, cold-ready served, price uniformity and redesign advertisment) The study found that the impliable management is the Coca Cola Pan Java Co. lid has to extend Hi-C product and advertise it from the previous products (Coca Cola. Sprite and lianta)•usinu Hi-C tea atributes. The atributes, particularly in quality (taste, color, viscosity and volume) must he advertised in attractive style. This is the main problem, during the time there is no Ili-C advertisment at all. It is concluded that Coca Cola management all this time only depends on large distribution of Coca Cola, Sprite and Fama that has been advertising in televisions and phamplets in marketing Hi-C because it just a differentiation product. ABSTRAKSI Positioning Produk merupakan suatu proses dimana perusahaan mencoba menciptakan suatu persepsi dalam diri pemikiran konsumen mengenai posisi, dimana produk titan merk-merk pas hubungannya dengan produk pesaing. Arti penempatan positioning itu sendiri adalah tindakan merancang kesan dan tawaran perusahaan agar dapat mengambil tempat yang bernilai dalam pilciran pelanggan. Pennasalahan yang dihadapi oleh PT. Coca Cola Pan Java khusuanya Hi-C untuk meningkatkan target pangsa paw yang semula sebesar 6,8 % menjadi 15 % sehingga perhi dilakukan positioning produk. Tujuannya adalah untuk mengetahui image konsumen terhadap produk Hi-C sehingga dapat meningkatkan pangsa paw sesuai dengan target yang ditetapkan. Pokok permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana sebenaranya posisi tab Hi-C dalam persaingan bila dibandingkan dengan teh botol Soo dan Tekita, bagaimana penilaian konsumen terhadap kinerja atribut produk teh Hi-C recta bagaimana gambaran profd teh Hi-C dibandingkan pesaingnya dan memberikan masukan bagi perusahaan dalam memilih strategi yang tepat dalam bersaing agar dapat meningkatkan pangsa pasar• Kerangka pemikiran yang dibangun dalam penelitian ini merupakan penggabungan dari atrilut-atnlut yang telah ditentukan pihak manajemen Coca Cola terhadap produk Hi-C yang terdiri dari atribut perceived quality (rasa mania, keicentalan, wama, dan volume isi) dan perceived convenience (kemudahan memperoleh produk, ketersediaan dalam keadaan dingin, keseragaman harga ditingkat pengecer dan daya tank ikkin). Pengumulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kuisioner yang dibenican kepada 100 responden yang mengerti benar dengan ketiga produk yang diteliti Analisis Positioning produk Teh Botol Hi-C yang merupakan studi kasus di Kotamadya Semarang dilakukan pengujian dengan menggunakan SPSS for windows versi 10.0 . Adapun pengujian validitas dan reidibilitas yang berkaitan dengan semen atribut produk menunjukkan bahwa aemua butir pertanyaan dan data yang diperoleh tezbukti valid dan realiabel Proses selanjutnya dilakukan analisis persaingan untuk mengetahui gambaran pesaing produk teh Hi-C, keanudian dilakukan pula annliffig profil kompau2rif guna mengetahui pato:lei yang dimildci oleh produk teh Hi-C . Setelah itu dilakukan pemetaan dengan Integrated Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui variabel yang di snicai konsumen sehingga dapat ditentukan strategi untuk mencapai target yang ditentukan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa : 1. Produk teh Hi-C yang menduduki peringkat ketiga setelah Soso dan Tekita. Nilai mta-rta produk bedasarkan persepsi konsumen yang dikelompokkan dalam variable quality dan convenience adalah 3 1 dan 3,2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penman Hi-C sebagai Product Follower karma Hi-C sendiri merupakan differensiasi produk yang dilakukan oleh PT. Coca Cola Pan Java. 2. Potensi produk yang berpeluang dapat dikembangkan yaitu dari atribut kualitas produk rasa, wawa, dan kekentalan. Sedangkan dari segi convenience distnibusi yang telah meluas dan merata hares tetap dipertahankan . Dan dari periklanan produk Teh Hi-C itu sendiri sebaiknya periu dilakukan kembali karena jika hanya mengpn45fflom dad segi distribusi tidak akan dapat berhasil untuk meningkatkan target penjualan yang diinginkan. 3. Hasil Integrated Performance Analysis teh Hi-C memmjukkan bahwa semua produk Hi-C berada pada kuadran 1 yang berarti hares tetap dipertahankan dan bahkan dikembangkan baik itu dari segi kualitas (rasa, warns, kekentalan, volume) dan convenience (kemadaban memperoleh, kondisi teh dalam keadaan dingin,keseragaman harga, dan periklanan yang hams perlu dthenahi kembali) Implikasi manajerial yang dapat dimunculkan dalam penelitian ini bahwa pihak manajemen PT. Coca-Cola Pan Java hams dapat mengembangkan dan mengliclankan produk yang telah ada dengan mengacu pada atribut-ataut pnyinlr Teh HI-C yang diluncurican temtama pada atribut yang berkaitan dengan kualitas produk sepexti rasa, wawa, kekentalan, dan volume . Terutama path atribut days tank &kn. Hal ini yang menjadi permsaalshan utama karena pada saat ini iklan mengenai produk tersebut same sekali tidak ada. Sehingga dapat diaimpullcan bahwa pihak Coca Cola hanya mengandalkan dari distribusi yang leas karena teh Hi-C merupakan produk pengembangan dari Coca Cola, Sprite dan Fanta yang ketiga produk tersebut dapat terlihat pada iklan-iklan yang ditayangkan oleh Televisi ataupun famlet-famlet tertentu.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9045
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Apr 2010 12:01
Last Modified:22 Apr 2010 12:01

Repository Staff Only: item control page