POLITIK DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS UNTUK PENINGKATAN KINERJA KEUANGAN DI BANK (Studi Terhadap Bank Umum Pemerintah dan Swasta di Jawa Tengah)

WULANDARI, DYAH AYU (2000) POLITIK DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS UNTUK PENINGKATAN KINERJA KEUANGAN DI BANK (Studi Terhadap Bank Umum Pemerintah dan Swasta di Jawa Tengah). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2292Kb

Abstract

ABSTRACT Politics in strategic decision making processes has emerged as one of the most active areas of current management research. The area has greatly benefited from such tradition as behavioral decision theory. However, despite a substantional body of literature, it is still widely recognized that our knowledge of politics in strategic decision making processes is limited. Most strategic decision processes are ultimately political in that they involve decision with uncertain outcome, actors with conflicting views, and resolution through exercise of power. Politics is the action by which executive enhance their power to influence decision. Politics involve four dimensions namely negotiation, coalition, interruption, and resistention. Politics played a major role in strategic decision making processes. This research found that politics the observable action, by which executives enhance their power to influence decision, arise from decision specific characteristic, characteristic of decision maker, and one of the environment determinism, namely heterogeneity. This research was held with the purpose of analyzing the influence of politics to enhance financial performance in commercial bank. This research was held on 103 executives in all private and government commercials bank in Central Java. The most striking finding is that characteristics of the decisions maker appear to have the most influence on politics. The executives' s role is very important as they solve their industrial problem through possibilities alternative. The decision specific characteristics appear to have the second important influence on politics as they are handled through different processes. The last variable which give the less influence on politics is heterogeneity. This is line with Papadakis et al (1998) who based on case evidence, argued that heterogeneity about uncertain aspects of an issue may rise politically in the formulation processes. This research found that politics influence on financial performance in commercial bank. This results also line with Papadakis et al (1998) and Eisenhardt and L.J. Bourgeois III (1988). Managers act as information monitors and are usually the first to sense potential threat and opportunities. ABSTRAK Politik pada proses pengambilan keputusan strategis muncul sebagai salah satu bidang kajian yang paling aktif dari riset manajemen dewasa ini. Bidang ini banyak dipengaruhi oleh tradisi riset seperti teori perilaku. Meskipun demikian, terlepas dari substansi literatur harus diakui bahwa pengetahuan tentang politik sangat terbatas. Sebagian proses keputusan strategis melibatkan politik, dalam arti bahwa keputusan strategis terlibat dengan hasil yang tidak pasti, terlibat dengan pimpinan yang memiliki padangan yang berbeda, dan penyelesaian masalah dengan menggunakan kekuasaan. Politik merupakan perilaku eksekutif untuk memperkuat kekuasannya dalam mempengaruhi keputusan strategis. Perilaku ini meliputi pembentukan koalisi, negosiasi, resistensi dan interupsi. Politik memainkan peran yang penting dalam pengambilan keputusan strategis untuk peningkatan kinerja. Penelitian ini membuktikan bahwa politik¬yang merupakan perilaku eksekutif untuk memperkuat kekuasaan muncul melalui tiga hal yaitu : Karakteristik Keputusan Spesifik, Karakteristik Pengambil Keputusan dan Heterogenitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh politik untuk meningkatkan kinerja keuangan di bank. Penelitian ini mengambil responden sebanyak 103 pimpinan bank umum swasta dan pemerintah di seluruh Jawa Tengah. Pada penelitian ini ditemukan bahwa karalcteristik pengambil keputusan memberikan pengaruh yang paling besar dalam pemunculan politik. Peran Pimpinan sangatlah penting, karena mereka akan mencari solusi bagi permasalahan yang dihadapi perusahaannya melalui alternatif yang mungkin. Pengaruh kedua dari pemunculan politik adalah karakteristik keputusan spesifik, karena keputusan ini ditangani melalui proses yang berbeda-beda. Variabel ketiga yang memberikan pengaruh terhadap pemunculan politik adalah heterogenitas. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Papadakis et al (1998) yang mendasarkan penelitian pada bukti kasus di mana heterogenitas memunculkan politik pada proses formulasi ketika muncul ketidak pastian pada aspek-aspek tertentu. Pada penelitian ini, politik memberikan pengaruh untuk peningkatan kinerja. Hasil penelitin kali ini juga sejalan dengan pendapat Papadakis et al (1998) dan Eisenhardt et U. Bourgeois III (1988). Partisipasi aktif seorang pimpinan perusahaan mernpunyai dampak yang positif terhadap organisasi, karena pimpinan merupakan pengamat infonnasi dan biasanya menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya peluang ataupun ancaman dari pihak lain.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9041
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Apr 2010 11:44
Last Modified:22 Apr 2010 11:44

Repository Staff Only: item control page