ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEPUASAN KERJA SEB AGAI UPAYA UNTUK MENEKAN TURNOVER KARYAWAN PRAMUNIAGA PASARAYA SRI RATU JL. PEMUDA SEMARANG

Widhiastuti , Hardani (2000) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEPUASAN KERJA SEB AGAI UPAYA UNTUK MENEKAN TURNOVER KARYAWAN PRAMUNIAGA PASARAYA SRI RATU JL. PEMUDA SEMARANG. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2611Kb

Abstract

ABSTRACT One of the main problem that Pasaraya Sri Ratu ii. Pemuda Semarang have to faced connect with the human resources problem is the turnover increase especially for the shopkeeper is between 4,7% - 12,19%. Linked with those problem, this research is held to : (1) Identify the factors that connected with the absent which include the work motivation, compensation, and training, and (2) Looking the connected between the absent with the work motiv9tic..n, compensation and training. The hipotesis that offered in this research are (1) There's a relation between the absent and work motivation, compensation, and training, an (2) The relation between the work motivation and absent is close to each other. The object of this research is Pass raya Sri Ratu J1. Pemuda Semarang and the shopkeeper workers. One hundred and filly people has been take to those sample. The process how to collect this sample is based on the theory of minimal limit, includes of every cell in Chi Square. The methode that've used for this sample is stratified random sampling methode which choosen by considering with the aim of this research. To get the representatif sample, considering in the based of this sample is the number of the shopekeeper in every floor. Interview and quisioner is method that used for this research. Analyze method that being use involve descriptive analyze and analitis analyze. The aim of descriptive analyze is identify the factor which connect with the absent, in this case the research is being analyze with "rentang Kriteria". While the analitis analyze is use to examine the truth of the hipotesis which give in this research, and in this research using the analyze Chi Square. The result of this research shows that (1) The work of motivation of the shopkeeper in Sri Ratu is high, because the score is average (3,557). The faktor which being the first push from this work motivation including daily need fulfill, work security guarantee, treatment and helty guarantee, over time work and the work prstation award. Mean while the salary factor and facility is not the first thing were push the work motivation, (2) The competition that the workers of Pasaraya Sri Ratu is down, because the average is under the netral categories (2,6). So the compensation is need to concern, because it can't make the shopkeeper workers in Pasaraya Sri Ratu keep up for a ion time. In fact try to looking the opportunity of work in other place and in this case Chi Square analyze has provedthat the relation between compensation and absent is higher (x2 = 76,798) compared with the relation between work motivation and absent and relation between training an absent, (3) Training which held by the training department Pasaraya Sri Ratu is less to get enough respond which good from theshopkeeper workers, because the point in neutral category, includes the function of training, ability improvement, facility and training frequency. ABSTRAK Salah satu permasalahan utama yang dihadapi Pasaraya Sri Ratu J1. Pemuda Semarang berkaitan dengan permasalahan sumber Jaya manusia adalah tingginya turnoverkhususnya pada karyawan pramuniaga. Data menunjukkan bahwa pada kurun waktu 1994 — 1998 angka turnover pada karyawan pramuniaga berkisar antara 4,7% sampai dengan 12,19%. Berkaitan dengan permasalahan tersebut maka penelitian ini dilalculcan dengan tujuan untuk : (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan absensi yang meliputi motivasi kerja, kompensasi dan pelatihan, dan (2) Mengkaji hubungan antara absensi dengan motivasi kerja, kompensasi , dan pelatihan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Diduga terdapat hubungan antara absensi dengan motivasi kerja, kompensasi, dan pelatihan, (2) Diduga bahwa motivasi kerja memiliki hubungan lebih kuat dengan absensi. Obyek penelitian ini adalah Pasaraya Sri Ratu J1. Pemuda Semarang dan karyawan Pramuniaga. Sampel diambil sebanyak 150 orang, pengambilan sampel ini didasarkan pada teori bates minimal sampel yang harus diambil, serta pengisian tiap sel pada analisis Chi Square. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah "Stratified Random sampling methode" yaitu sampel dipilih atas dasar strata tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Untuk mendapatkan sampel yang representatif, maka dasar pertimbangan dalam pertimbangan dalam pengambilan sampelnya adalah jumlah karyawan pramuniaga pada setiap lantai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis secara deskriptif dan analisis secara analitis. Analisis data secara deskriptif dimaksudkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan absensi, yang dalam hal ini dianalisis dengan "Rentang Kriteria". Sementara analisis secara analitis digunakan untuk menguji kebenaran hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, yang dalam hal ini menggunakan analisis "Chi Square". Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan hal-hal sebagai berikut : 1. Motivasi kerja karyawan pramuniaga Pasaraya Sri Ratu Jl. Pemuda Semarang dapat dikatalcan tinggi, sebab nilai skor rata-ratanya diatas netral (cukup), yaitu 3,557. Faktor-faktor yang menjadi pendorong utama dad motivasi kerja meliputi pemenuhan kebutuhan sehari-hari, jaminan keamanan kerja, jaminan pengobatan dan kesehatan, kerja lembur, dan penghargaan terhadap prestasi kerja. Sementara faktor gaji dan fasilitas temyata bukan merupakan pendorong utama motivasi kerja. 2. Kompensasi yang diterima karyawan pramuniaga Pasaraya Sri Ratu JI. Pemuda Semarang, masih dinilai rendah, sebab nilai rata-ratanya di bawah kategori netral, yaitu 2,6. Sehingga kompensasi perlu diperhatikan karena belum dapat membuat karyawan pramuniaga untuk betah bekerja di Pasaraya Sri Ratu dalam pengernin berusaha mencari peluang pekerjaan di tempat lain. 3.Pelatihan yang diselenggarkan oleh bagian training Pasaraya Sri Rath jl. Pemuda Semarang, kurang mendapat respon yang cukup memadai dari karyawan pramuniaga, sebab nilai yang masuk dalam kategori netral, baik menyangkut manfaat pelatihan, pengembangan kemampuan, materi pelatihan, instruktnr pelatihan, waktu pelatihan, tempat pelatihan, fasilitas serta frekuensi pelatihan. Berdasarkan basil penelitian di atas maka saran yang dapat diberikdn adalah sebagai berikut : Untuk dapat menekan Turnover karyawan pramuniaga Pasaraya Sri ratu it. Pemuda Semarang, strategi yang dapat dipergunakan adalah dengan meningkatkan kompensasi tidak hanya dengan standar upah minimum regional namun juga menyesuaikan dengan kebutuhan hidup. Sedangkan untuk meningkatkan motivasi kerja, perlu perhatian pada peningkatan gaji dan fasilitas. Selain itu pelatihan yang diadakan Pasaraya Sri ratu perlu peningkatan kualitas baik secara materi, instruktur maupun fasilitas pelatihan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9024
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Apr 2010 10:41
Last Modified:22 Apr 2010 10:41

Repository Staff Only: item control page