Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Resiko Sistematik Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEJ Periode Perekonomian Normal Dan Krisis

Kartikasari, Lisa (2000) Pengaruh Variabel Fundamental Terhadap Resiko Sistematik Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEJ Periode Perekonomian Normal Dan Krisis. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
1951Kb

Abstract

This study investigated fundamental variables that influence systematic risk. Fundamental variables as independent variables consist of operating leverage, financial leverage, firm size and profitability. The dependent variable is systematic risk that proxied by beta. Population of this study is manufacturing companies listed in the Jakarta Stock Exchange from Jully 1994 until June 2000. There are two criterions to sample. First, stock of manufacture company that active traded on category frequency transaction. Second, company have complete financial report from 1994 until 2000. The last sample are 54 manufacture company. Analysis and process data use multiple regression with SPSS program. The result of regression test show that from 3 independent variables (operating leverage, finn size and profitability) influent systematic risk (beta). Financial leverage did not influent to systematic risk (beta). Result of chow test show that impact of operating leverage, financial leverage, firm size and profitability to systematic risk (beta) between nonnal period and crisis period was different. Deterinination Coefficient (R2) in this study is low (0.232). It’s mean that there are 76.8% other fundamental variables infhtefit to systematic risk (beta). Key words Operating leverage, Financial leverage, firm size, profitability, systematics risk, beta. Studi ini meneliti beberapa variabel fundamental yang bepengaruh terhadap resiko sistematik saharn. Variabel fundamental yang merupakan variabel independen adalah leverage operasi, leverage finansial, finn size dan profitabilitas. Sedangkan variabel dependennya adaiah resiko sisternatik yang diproksi dengan beta. Populasi dalam penelitian ini rnerupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BLLrSa Efek Jakarta dan tniwulan ketiga tahun 1994 hingga triwulan kedua tahun 2000. Cara pengambilan sampel dengan pwposive sampling dengan kriteria, pertama perusahaan manutbktur yang sahamnya aktif diperdagangkan berdasarkan frekwensi (ransaksi. Kedua, mempunyai laporan keuangan yang lengkap dab taliLin 1 994 hiugga 2000. .Jum!ah sampel akhir sebanyak 54 perusahaan. Pengolahan dan analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil pengujian regresi menunjukkan dan keempat variabel independen tersebut variabel leverage operasi, firm size dan profitabilitas beipengarub secara signifikan terhadap resiko sisteniatik (beta). Sedangkan leverage fmnansial tidak berpengaruh terhadap resiko sistematik. Hasil uji chow test nienunjukkan bahwa pengaruh leverage operasi, leverage finansial, finn, size dan profItabilitas terhadap resiko sistematik (beta) antara periode perekonoinian normal dan krisis tidak berbeda. Dalam penelitian ini menghasilkan koefisien determmnasi (R2) yang rendah, yang berarti masih erdapat 76.8% variabel fundamental lain mempengaruhi resiko sistematik (beta)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:9003
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:22 Apr 2010 09:47
Last Modified:22 Apr 2010 09:47

Repository Staff Only: item control page