Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Unit II Pengolahan NPK di Industri PT.Petrokimia Gresik

Prehatin, Trirahayu Ningrum (2010) Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Unit II Pengolahan NPK di Industri PT.Petrokimia Gresik. Masters thesis, Master in Environmental Health.

[img]
Preview
PDF - Published Version
13Kb

Abstract

Pemaparan debu organik dan anorganik pada umumnya akan menyebabkan obstruksi pada saluran pernapasan yang ditunjukkan dengan penurunan %FEV1/%FVC. Pekerja bagian pengolahan NPK di PT. Petrokimia Gresik mempunyai risiko untuk penimbunan debu pada saluran pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis paparan debu dan gangguan fungsi paru pada pekerja pengolahan NPK di PT. Petrokimia Gresik di Kabupaten Gresik. Penelitian ini dilakukan dengan studi observasional dengan pendekatan cross sectional sebagai sampel sebanyak 30 orang. Teknik sampling menggunakan rancangan purposive sampling. Data konsentrasi debu terhirup diperoleh pengukuran dengan menggunakan alat personal dust sampler dan pengukuran fungsi paru dengan menggunakan spirometer. Data dianalisis secara bivariat dengan Chi Square dan multivariate dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan kadar debu yang terhisap dalam alat HVS (High Volume Sampler) di PT. Petrokimia Gresik bagian Pengolahan NPK di dua titik yaitu crusher sebesar 2,0597 mg/m3 dan pengantongan sebesar 1,4562 mg/m3. Hasil pengukuran debu menunjukkan bahwa konsentrasi debu pada lokasi ini masih di bawah Nilai Ambang Batas. Sedangkan hasil kadar debu terhirup sebagian besar berada diatas Nilai Ambang Batas dengan rata-rata 1,136 mg/m3. Nilai rata-rata %FEV1/%FVC pada responden sebesar 86,15 %. Hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan gangguan fungsi paru adalah paparan debu terhirup (p=0,020), kebiasaan menggunakan masker (p=0,023), riwayat penyakit (p=0,023). Faktor yang tidak berhubungan dengan gangguan fungsi paru adalah masa kerja (p=0,202) dan lama kerja/durasi kerja (p=0,884). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara paparan debu terhirup, kebiasaan menggunakan masker dan riwayat penyakit dengan gangguan fungsi paru.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Health
ID Code:8927
Deposited By:prodi magister kesehatan lingkungan
Deposited On:21 Apr 2010 15:23
Last Modified:21 Apr 2010 15:23

Repository Staff Only: item control page