Relevansi Teori Perilaku Terencana Dalam Penelitian Niat Perilaku Konsumen Pengguna Kereta Api €œArgo Muria€

Arif, Syahirul (2000) Relevansi Teori Perilaku Terencana Dalam Penelitian Niat Perilaku Konsumen Pengguna Kereta Api €œArgo Muria€. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

The condition of Indonesia’s economy in this econoinic crisis prevailing has caused changes in societies’consumption patterns occurred, including a consumption pattern of deterinining the desired transportation service to be used. The raising prices of air transport tickets have made consumers using air transport services tend to switch over to use other modes of transportation which have lower ticket prices. An executive-class express rail transport becomes the major alternative mode of transportation by which consumers can make inter-city traveling. Among four names of executive-class express rail transports operating in PERUMKA DAOP IV Semarang, “Argo Muria” is the most interested and trusted (most believable) rail transport by public (consumers) as a more reliable rail transport than the three others. Both of these interest and belief are closely related to the attitudes of the consumers toward “Argo Muria” rail transport. Further, the attitudes based upon these interest and belief can be used to lead toward the consumers’ behavior which are indicated with the most of executive-class rail transport consumers in Semarang which tend to prefer choosing “Argo Muria” rail transport as their transportation. The consumers’ attitudes and behavior are closely related to their behavioral intentions to use this rail transport because a behavioral intention is a mediator variable which causes behavior occurred from an attitude and other variables, i.e. consumer’s subjective norms and perceived behavioral control. Based upon facts above and by concerning with the three factors which influence the consumers’ behavioral intentions, therefore it is necessary to exainine the relevancy of Ajzen’s theory of planned behavior on the “Argo Muria” rail transport consumers’ behavioral intentions in Semarang. This research stands on a hypothesis which is developed from this theory that states “the intention to use “Argo Muria” rail transport’s service is presumed being influenced by the attitude toward behavior, subjective norms, and perceived behavioral control”. The investigation was intended to find out how much of the attitude toward behavior, subjective norms, and perceived behavioral control (the independent variables) affect the consumers’ behavioral intentions (the dependent variable) in using “Argo Muria” rail transport’s service. To calculate this, a multiple linier-regression analysis which is an instrument of this theory is used. Findings of this research indicate that the “Argo Muria” rail transport consumers’ attitudes toward behavior, subjective norms, and perceived behavioral control have significant effects on their intentions to use the rail transport’s service. Beta coefficient of perceived behavioral control variable has been majoring among the three-independent variables in the influence on the behavioral intention variable. ABSTRAK : Kondisi perekonoinian Indonesia di saat krisis ekonoini ini berlangsung telab mengakibatkan terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat, termasuk pola konsumsi dalam menentukan layanan jasa transportasi yang ingin dipergunakan. Peningkatan harga tiket sarana transportasi udara telab menyebabkan konsurnen pengguna ayanan jasa penerbangan cenderung beralib mempergunakan sarana transportasi lainnya yang Iebih murab. Kereta api cepat kelas eksekutif merupakan salab satu alternatif yang diunggulkan oleb konsumen dalam melakukan perjalanan antar kota. Di antara empat nama kereta api cepat kelas eksekutif yang beroperasi di PERUMKA DAOP IV Semarang, “Argo Muria” adalab kereta api yang paling diininati dan diyakini (dipercaya) oleb masyarakat (konsumen) sebagai kereta api yang Lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan tiga kereta api cepat kelas eksekutif Lainnya. Ininat dan keyakinan tersebut terkait erat dengan sikap konsumen tersebut terhadap kereta api “Argo Muria”. Selanjutnya, sikap yang dilandasi oleh keyakinan dan ininat ini dapat digunakan untuk membimbing ke arab perilaku konsumen tersebut yang ditunjukkan oleb kecenderungan sebagian besar masyarakat pengguna jasa transportasi kereta api cepat kelas eksekutif di wilayah Semarang yang Iebih memflih kereta api “Argo Muria” sebagai sarana transportasi mereka. Sikap dan perilaku konsumen tersebut terkait erat dengan niat perilaku mereka untuk mempergunakan kereta api ini karena niat perilaku merupakan variabel antara (mediator) yang menyebabkan terjadinya perilaku dan suatu sikap maupun vaniabel lainnya, yaitu norma-norma subyektif dan kontrol keperilakuan yang dirasakan konsumen. Berdasarkan fakta di atas dan dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku konsumen tersebut, maka dirasa perlu untuk menguji relevansi teori penilaku tereneana yang dikemukakan oleh Ajzen pada niat perilaku konsumen pengguna kereta api “Argo Muria” di wilayah Semarang. Penelitian ini bertolak pada hipotesis yang dikembangkan dan teori ini yang dinyatakan dengan “niat untuk mempergunakan jasa transportasi kereta api “Argo Muria” diduga dipengaruhi oleh sikap terhadap penilaku, nonna-norma subyektif, dan kontrol keperilakuan yang dirasakan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sikap terhadap penilaku, norma-norma subyektit dan kontrol kepenilakuan yang dirasakan (variabel-variabel bebas) terhadap niat perilaku konsumen (variabel tak bebas) dalam mempergunakan jasa transportasi kereta api “Argo Muria”. Untuk menghitungnya, digunakan alat analisis regresi linier berganda yang merupakan instrumen dalam teori ini. Temuan-temuan dan penelitian ini menunjukkan bahwa sikap terhadap perilaku, norma-norma subyektif, dan kontrol kepenilakuan yang dirasakan konsumen pengguna “Argo Muria” meiniliki pengaruh yang signifikan pada niat mereka untuk mempergunakan layanan jasa transportasi kereta api tersebut. Koefisien Bela variabel kontrol keperilakuan yang dirasakan merupakan yang paling besar diantara ketiga vaniabel bebas tersebut yang berpengaruh pada variabel niat peril aku.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:8720
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:20 Apr 2010 09:25
Last Modified:20 Apr 2010 09:25

Repository Staff Only: item control page