PERBEDAAN AMBANG PENDENGARAN TENAGA KERJA SEBELUM DAN SESUDAH BEKERJA PADA INTENSITAS KEBISINGAN DI ATAS NILAI AMBANG BATAS (NAB) DI PABRIK BATAKO UD BERKAT KABUPATEN DILI TAHUN 1998

YAKUB, YAKUB (1999) PERBEDAAN AMBANG PENDENGARAN TENAGA KERJA SEBELUM DAN SESUDAH BEKERJA PADA INTENSITAS KEBISINGAN DI ATAS NILAI AMBANG BATAS (NAB) DI PABRIK BATAKO UD BERKAT KABUPATEN DILI TAHUN 1998. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
12Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan ambang pendengaran tenaga kerja sebelum dan sesudah bekerja di unit produksi secara keseluruhan, masing-masing unit kerja maupun antar unit kerja yang berbeda dengan intensitas kebisingan yang berbeda pula. Analisa ambang pendengaran dengan mempergunakan uji “t” untuk observasi berpasangan diketahui bahwa t hitung unit kerja proses produksi=-10,55 (t table 1,699), t hitung unit kerja campur = -8,12 ( t table=2,015), t hitung unit kerja cetak = -4,609 (t table=2,105), t hitung unit kerja pengeringan = -6,046 (t table 1,782). Kesimpulannya adalah ada perbedaan yang bermakna ambang epndengarn tanaga kerja sebelum dan sesudah bekerja, baik pada proses produksi secara keseluruhan maupun masing-masing unit kerja yang ada pada proses produksi ( unit kerja campur, cetak dan pengeringan) Setelah diketahui adaperbedaan ambang pendengaran selanjutnya dilakukan analisis untuk mengetahui perbedaan peningkatan ambang pendengaran ntar unit kerja pada intensitas kebisingan yang berbeda. Dalam hal ini uji statistik yang digunakan adalah analisa varian satu arah dimana F hitung=1,743 dan F table=3,39 (F hitung<F table), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna peningkatan ambang pendengaran setelah bekerja antar unit kerja yang berbeda dan pada intensitas bising yang berbeda pula. Hal ini disebabkan karena pekerja yang terlibat dalam proses produksi tidak hanya terpapar oleh intensitas bising di tempat kerjanya tetapi juga bising unit kerja lain yang intensitasnya lebih tinggi. Kepada perusahaan disarankan dilakukan langkah pengendalian pada sumber bising, media hantar dan menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kerja serta pemeriksaan kesehatan telinga secara berkala. Kepada peneliti lain agar dilakukan penelitian tentang pengaruh kebisingan diatas nilai ambang batas (NAB) terhadap ambang pendengaran berdasarkan masa kerja karyawan di pabrik batako. Kata Kunci: NILAI BATAS AMBANG PENDENGARAN

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:8673
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:19 Apr 2010 14:11
Last Modified:19 Apr 2010 14:11

Repository Staff Only: item control page