HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA DAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KEPARAHAN KARIES GIGI ANAK SEKOLAH DASAR Survei pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya

HIDAYANTI, LILIK (2005) HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA DAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KEPARAHAN KARIES GIGI ANAK SEKOLAH DASAR Survei pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Submitted Version
50Kb

Abstract

Dental caries is a common chronic disease of childhood. The effect of dental caries is dental pain, which can make decreasing appetite in a children, and the last will be impact on nutrition deficiency. There are three factor (Foods, Host and Bacteria) whose couse dental caries. There are also the risk factor like family characteristics cause dental caries. The aims of this paper was to evaluated the correlation between family caracteristics, cariogenic food habits and dental caries. Subjects (n:278) a students on primary school in cihideung resident, Tasikmalaya who have 8 year old. Variable was investigated in cross sectional study. Rank Spearmann were used to measure association between family caracteristics (education, knowledge, attitude, and food preference) and cariogenic food habits. Product moment were used to measure association between cariogenic food habits and dental caries. Logistic regresion were developed for exposure variable to predict dental caries. Almost of the mother’s subject have lower education, lower levels of oral health knowledge but higher level of oral health attitude and poor family socioeconomic. The mean of cariogenic food habits are 12,6 ± 4,5 and mean of def-t score are 5,93 ± 3,13. The study shown there was no statistical relationship between education, knowledge, attitude, and family social economics and cariogenic food habits (p>0.05). There was significant relationship food preferance and cariogenic food habits (p 0,048 r 0,119). there was also significant relationship between cariogenic food habits (p 0,02; r 0,140), caries preventable food (p 0.019; r –0,140 ), plaque (p0.001; r0,223), Oral Hygiene indect (p0.008;r0.160) and there is no significant statistically mouth pH (p>0.05) and dental caries. This paper recommendation eat a combination of food fruit and vegetables to reduce the risk of caries with added raw fruit or vegetable to meals. Abstrak : Anak-anak mudah mengalami karies gigi yang dapat menyebabkan rasa sakit, sehingga anak menjadi malas makan dan akhirnya dapat mengalami kekurangan gizi. Karies gigi disebabkan oleh tiga faktor yang saling berhubungan yaitu makanan, host dan bakteri. Di samping itu, juga terdapat faktor risiko seperti karakteristik keluarga yang meliputi pengetahuan, sikap dan kesukaan terhadap makanan kariogenik, pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga dan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik dengan keparahan karies gigi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan desain Cross sectional. Populasi adalah anak SD umur 8 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 278 anak yang diambil dari 9 SD. Data dianalisis secara bivariat dengan uji Rank Spearman dan Product Moment, kemudian dilanjutkan dengan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak mempunyai ibu berpendidikan rendah, pengetahuan kurang baik dan sikap baik terhadap pemeliharaan kesehatan gigi serta pendapatan keluarga masuk dalam kategori rendah. Rata-rata kebiasaan konsumsi makanan kariogenik sebesar 12,6± 4,5 dan rata-rata indeks def-t sebesar 5,93 ± 3,13. Hasil korelasi menunjukkan tidak ada hubungan pendidikan, pengetahuan, dan sikap ibu serta pendapatan keluarga dengan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik (p>0,05). Terdapat hubungan kesukaan anak terhadap makanan kariogenik dengan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik (p: 0,048 ρ:0,119). Ada hubungan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik (p :0,020 r:0,140), makanan pencegah karies gigi (p:0,019 r:-0,140), dan delta konsumsi makan (p:0,001 r:0,199) dengan keparahan karies gigi. Ada hubungan indeks plak (p:0,001 r:0,223), dan Oral Higyene indects (OHIS) (p:0,008 r:0,160) serta tidak ada hubungan pH mulut (p>0,05) dengan keparahan karies gigi. Disimpulkan bahwa ada hubungan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik, makanan pencegah karies dan skor konsumsi makan dengan keparahan karies gigi sehingga anak-anak dianjurkan untuk mengimbangi konsumsi makanan kariogenik dengan memperbanyak konsumsi makanan pencegah karies, seperti menambahkan konsumsi buah-buahan segar dan sayuran dalam menu makanan utama.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Dental caries, cariogenic food habits, primary schoolchildren, karies gigi, kebiasaan konsumsi makanan kariogenik, anak SD
Subjects:H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
R Medicine > RK Dentistry
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Nutrition
ID Code:8535
Deposited By:Mr. Sugeng Priyanto
Deposited On:06 May 2010 15:47
Last Modified:06 May 2010 15:47

Repository Staff Only: item control page