HUBUNGAN PARADOKS POLITIK DENGAN GEO-MITOLOGI PADA FOLKLOR JAWA BARAT (Studi Interdisipliner Sastra terhadap Cerita Rakyat Kerajaan Pulau Majeti)

Amalia, Rizka (2022) HUBUNGAN PARADOKS POLITIK DENGAN GEO-MITOLOGI PADA FOLKLOR JAWA BARAT (Studi Interdisipliner Sastra terhadap Cerita Rakyat Kerajaan Pulau Majeti). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (Thesis) - Accepted Version
1937Kb

Abstract

Amalia, Rizka. Hubungan Paradoks Politik dengan Geo-Mitologi pada Folklor Jawa Barat (Studi Interdisipliner Sastra terhadap Cerita Rakyat Kerajaan Pulau Majeti). Tesis (S-2). Jurusan Magister Ilmu Susastra. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Diponegoro. Semarang. Pembimbing: Prof. Mudjahirin, Thohir, M.A. Penelitian ini berjudul “Hubungan Paradoks Politik dengan Geo-Mitologi pada Cerita Rakyat Jawa Barat (Studi Interdisipliner Sastra terhadap Cerita Rakyat Kerajaan Pulau Majeti)”. Latar belakang penelitian ini didasari oleh ketertarikan peneliti untuk meneliti cerita rakyat menggunakan studi interdisipliner sastra, karena selama ini cerita rakyat cenderung diteliti secara antropologis maupun hanya strukturnya saja. Pada penelitian ini, peneliti memilih cerita rakyat Kerajaan Pulau Majeti yang berasal dari Desa Siluman, Banjar, Jawa Barat sebagai objek material. Sedangkan, objek formal dalam penelitian ini adalah teori-teori yang berkaitan. Objek material dan Formal tersebut diperoleh melalui studi pustaka. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: (1) mendeskripsikan struktur morfologi cerita rakyat Kerajaan Pulau Majeti; (2) mengkaji proses subjektivasi politik yang digambarkan lewat tokoh utama pada cerita rakyat Kerajaan Pulau Majeti; (3) menganalisis hubungan paradoks politik dengan geo-mitologi pada cerita rakyat Kerajaan Pulau Majeti; dan (4) mengungkapkan pesan tersirat dalam cerita rakyat Kerajaan Pulau Majeti. Demi mencapai tujuan-tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan, yaitu intrinsik, ekstrinsik, pragmatik, dan objektif. Untuk itu dibutuhkan beberapa teori pendekatan, yakni: (1) strukturalisme morfologi cerita rakyat model Vladimir Propp; (2) sosiologi sastra model Jacques Ranciere; (3) ekokritik model Greg Garrard dan Sony Sukmawan; dan (4) folklor. Hasil dari penelitian ini mengungkap pesan tersirat dari analisis hubungan politik dari subjektivasi politik yang dilakukan oleh tokoh utama, yakni Ki Selang Kuning seorang pemuda biasa dari desa yang ingin meraih kesetaraan sosial dengan geo-mitologi yang berujung pada kehancuran dalam cerita rakyat Kerajaan Pulau Majeti. Selain itu, penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengaplikasikan teori sosiologi sastra model Jacques Ranciere pada cerita rakyat yang berlatar belakang kerajaan.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:ekokritik, geo-mitologi, Kerajaan Pulau Majeti, paradoks politik, subjektivasi.
Subjects:P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Literary
ID Code:84720
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:09 Sep 2022 11:13
Last Modified:09 Sep 2022 11:13

Repository Staff Only: item control page