HUBUNGAN FUNGSI MANAJEMEN PETUGAS DEMAM BERDARAH DENGUE PUSKESMAS DENGAN CAKUPAN KEGIATAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (P2DBD) DI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2003 - 2004

KUSTIAWAN , RIJANTO BAMBANG (2004) HUBUNGAN FUNGSI MANAJEMEN PETUGAS DEMAM BERDARAH DENGUE PUSKESMAS DENGAN CAKUPAN KEGIATAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (P2DBD) DI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2003 - 2004. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Tahun 2003 terjadi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue dengan Incident Rate ( IR ) sebesar 4,41 per 10.000 penduduk dan angka Case Fatality Rate ( CFR ) sebesar 3,98 %. Angka tersebut menunjukkan bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue masih merupakan masalah kesehatan di Kabupaten Grobogan. Berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan yang melibatkan peran petugas DBD Puskesmas dalam beberapa kegiatan manajemen yang meliputi fungsi perencanaan, fungsi pelaksanaan dan fungsi penilaian. Keberhasilan program Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue (P2DBD) dapat dilihat dari angka cakupan kegiatan, yang meliputi angka cakupan kelembagaan ( CKl ), angka cakupan kunjungan rumah ( CKr ) dan angka cakupan kerja bakti ( CKb ) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi manajemen petugas DBD Puskesmas dengan cakupan kegiatan program Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue (P2DBD) di Kabupaten Grobogan tahun 2003 - 2004. Jenis penelitian ini adalah survey explanatory (penjelasan) dengan pendekatan cross sectional yang berlokasi di Kabupaten Grobogan dengan responden petugas DBD sebanyak 30 orang. Hasil analisis fungsi manajemen yaitu fungsi perencanaan 56,7 % kategori sedang, fungsi pelaksanaan 63,4 % kategori sedang, fungsi penilaian 73,4 % kategori sedang, dan cakupan kegiatan program P2DBD 60,0 % berada di atas target. Hasil penelitian dengan uji Korelasi Rank Spearman dan tingkat kepercayaan 5 % diperoleh nilai p value perencanaan = 0,007 (p < 0,05, p value pelaksanaan = 0,002 (p < 0,05) dan p value penilaian = 0,003 (p < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara masing- masing fungsi manajemen ( perencanaan, pelaksanaan, penilaian ) dengan cakupan kegiatan pada program Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue. Saran bagi Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Grobogan perlu segera mengadakan pelatihan petugas DBD dalam pengelolaan kegiatan program P2DBD, juga peningkatan bimbingan, motivasi dan pengarahan yang lebih intensif bagi petugas DBD Puskesmas. Bagi Puskesmas agar lebih bekerja keras untuk memperoleh hasil cakupan kegiatan program P2DBD yang lebih optimal. Kata Kunci: Fungsi Manajemen, Program P2DBD THE CORRELATION BETWEEN MANAGEMENT FUNCTION OF THE DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER OFFICIALS OF THE PUBLIC HEALTH CENTRE WITH THE COVERAGE OF ACTIVITY PROGRAM OF DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER ERADICATION IN GROBOGAN REGENCY 2003 - 2004 In 2003, there was the increasing of Dengue Haemorrhagic Fever Case with Incident Rate ( IR ) 4,41 per 10.000 peoples and the number of Case Fatality rate ( CFR ) is aproximately 3,98 %. The quantity indicates that Dengue Haemorrhagic Fever disease is still a crucial health problem in Grobogan Regency. Various efforts of preventive action have been perfoemed by the Health Departmen of Grobogan Regency involving the role of the Dengue Haemorrhagic Fever officials of the Public Health Centre in some management activities such as ; planning function, implementation and evaluation. The success of the program of Dengue Haemorrhagic Fever desease may be seen from the rate of activity coverage, included institutional coverage rate (CKl), home visit coverage (CKr) and work-coverage rate (CKb). The aim of this research is to recognize the correlation between management function of the Dengue Haemorrhagic Fever officials ot the Public Health Centre and the coverage of activity program of Dengue Haemorrhagic Fever Eradication in Grobogan Regency 2003 - 2004. The type of research is explanatory research using cross sectional approach, situated in Grobogan Regency with 30 respondences of the Dengue Haemorrhagic Fever officials of the Public Helath Centre. The analysis results of management function are ; planning function 56,7 % for middle category, implementing function 63,4 % for middle category, evaluating function 73,4 % for middle category and coverage of activity program of clearing 60,0 % for top target. The result of study Rank Spearman Correlation and credibility level 5 % show the planning value p = 0,007 (p < 0,05), implementing value p = 0,002 (p < 0,05) and evaluating value p = 0,003 (p < 0,05). The results indicate that there is significant correlation between management function (planning, implementing, evaluating) with the coverage of activity program of the Dengue Haemorrhagic Fever Eradication. There may be suggentions for the Health and Social Welfare Department of Grobogan Regency that the institution needs to implement training for officials in managing activity program, to improve guidance and to give motivation and more intensive explanation. The Public Health Centre should work to attain optimal coverage results in activity program. Keyword : Management function, Program of Dengue Haemorrhagic Fever Combat.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:8301
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:08 Apr 2010 13:08
Last Modified:08 Apr 2010 13:08

Repository Staff Only: item control page