PEMODELAN SPASIAL RISIKO BENCANA BANJIR ROB PADA KAWASAN PESISIR KABUPATEN DEMAK

ARDHANSYAH, Rifqi and SEJATI, Anang Wahyu (2020) PEMODELAN SPASIAL RISIKO BENCANA BANJIR ROB PADA KAWASAN PESISIR KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF (Judul)
433Kb
[img]
Preview
PDF (Bab I)
431Kb
[img]
Preview
PDF (Bab V)
44Kb
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
159Kb

Abstract

Perubahan iklim saat ini menjadi isu yang dibahas di berbagai negara karena memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas manusia khususnya pada aspek lingkungan. Perubahan iklim yang terus terjadi menyebabkan salah satunya adalah peningkatan muka air laut. Peristiwa ini menyebabkan berbagai bencana alam terjadi terutama pada kawasan pesisir. Indonesia sebagai negara yang kawasan pesisir yang luas perlu untuk waspada terhadap permukaan air yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Hal ini dapat menyebabkan banjir rob dan memperbesar risiko bencana pada kota-kota yang terletak pada kawasan pesisir salah satunya Kabupaten Demak. Pembangunan kawasan industri serta reklamasi Pantai Marina telah menyebabkanmasuknyaair laut menuju pesisir Demak. Selain itu, ketinggian air laut Demak mengalami peningkatan antara 0,6 – 0,8 cm per tahun dan mencapai 24 cm pada tahun 2050. Kawasan pesisir Kabupaten Demak banyak dijadikan sebagai permukiman oleh masyarakat terutama yang berprofesi sebagai nelayan. Jika hal ini dibiarkan maka peristiwa dusun yang tenggelam seperti yang terjadi pada Desa Bedono, Kabupaten Demak dapat terjadi kembali. Hal ini mendorong pentingnya pemodelan risiko banjir rob sehingga dapat dibuat perencanaan masa mendatang yang memperhatikan aspek kebencanaan terutama pada kawasan pesisir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah weighted overlay dalam pembuatan peta kerentanan, raster calculator dalam pembuatan peta bahaya masa mendatang, serta query untuk mengklasifikasikan risiko bahaya. Data yang digunakan dalam penelitian meliputi sosial, ekonomi, fisik, serta topografi wilayah. Diidentifikasi bahwa luas wilayah berisiko rendah adalah 1.638,58 ha atau 16,45% dari seluruh wilayah studi. Wilayah berisiko menengah pada kawasan pesisir Kabupaten Demakadalah 5.321,43 ha atau 53,42% dari keseluruhan wilayah studi. Wilayah dengan risiko tinggi yaitu 3.009,11 ha atau 30,21%. Wilayah yang berisiko tinggi akan banjir rob pada tahun 2050 merupakan permukiman yang dekat dengan perairan dan kawasan yang pada tahun 2050 tenggelam akibat peningkatan permukaan air laut. Hal ini perlu untuk diperhatikan oleh pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait agartidak menimbulkankerugianjiwa dan ekonomi padamasa mendatang.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
T Technology > Computer engineering. Embedded system. Network. Softwares. Robotics. Multimedia
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:81827
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:20 Nov 2020 14:13
Last Modified:20 Nov 2020 14:13

Repository Staff Only: item control page