PEMODELAN SPASIAL PERUBAHAN KUALITAS LINGKUNGAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS : KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK)

WIRATMAJA, I Gusti Agung Made Andika and SEJATI, Anang Wahyu (2020) PEMODELAN SPASIAL PERUBAHAN KUALITAS LINGKUNGAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS : KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF (Judul)
610Kb
[img]
Preview
PDF (Bab I)
824Kb
[img]
Preview
PDF (Bab V)
13Kb
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
179Kb

Abstract

Wilayah pesisir merupakan daerah yang rentan terhadap perubahan dan penurunan kualitas lingkungan akibat dari bencana abrasi dan inundasi/banjir rob salah satunya yaitu Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Selain itu, adanya isu global perubahan iklim yang memicu kenaikan muka air laut dapat memperparah kualitas lingkungan di Daerah Pesisir Sayung. Lingkungan dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan kondisi fisik dan makhluk hidup yang saling mempengaruhi. Dampak negatif perubahan lingkungan di pesisir Kecamatan Sayung mendorong untuk dilakukannya penelitian terkait perubahan kualitas lingkungan yang terjadi. Namun, belum banyak penelitian terkait pemantauan perubahan kualitas lingkungan dengan menggunakan metode spasial. Oleh karena itu, penggunaan sistem informasi geografis melalui penginderaan jauh dapat digunakan untuk memetakan dan menilai perubahan kualitas lingkungan pada penelitian ini. Analisis dilakukan dengan empat variabel utama melalui pendekatan Risk-Screening Ecological Index (RSEI) yang meliputi kerapatan vegetasi, kelembapan tanah, kualitas tanah dan ruang terbangun serta temperatur permukaan. Analisis yang dilakukan menggunakan teknik analisis raster calculator dan spatial principal component analysis (SPCA). Adapun hasil yang didapat yaitu terjadi penurunan kualitas lingkungan dari nilai RSEI pada tahun 1999, 2009 dan 2019 dengan masing-masing nilai menunjukkan angka 0,614; 0,4749; dan 0,3933. Penelitian ini juga memperlihatkan proporsi klasifikasi RSEI dalam lima klasifikasi. Gabungan klasifikasi sangat buruk, buruk dan sedang pada tahun 1999, 2009 dan 2019 masingmasing adalah 27,74%, 48,80% dan 39,12 %. Sedangkan, untuk proporsi gabungan klasifikasi sangat baik dan baik pada tahun 1999,2009, dan 2019 masing-masing adalah 54,34%, 18,39%, dan 18,68 %. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas lingkungan yang terdiri dari empat variabel mengalami tren semakin memburuk pada tahun 1999-2009 dan sedikit mengalami perbaikan pada tahun 2009-2019. Selain itu penelitian ini juga memperlihatkan perubahan tubuh air mengalami peningkatan yang menandakan terjadinya perluasan tubuh air di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
T Technology > Computer engineering. Embedded system. Network. Softwares. Robotics. Multimedia
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:81798
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:18 Nov 2020 15:33
Last Modified:18 Nov 2020 15:33

Repository Staff Only: item control page