ASPEK MORAL CERPEN “KAPTEN BEBEK HIJAU” DALAM KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN PATAH HATI YANG KEMBALI MENEMUKAN CINTA MELALUI MIMPI KARYA EKA KURNIAWAN (SEBUAH TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA)

Eko, Setiyono (2020) ASPEK MORAL CERPEN “KAPTEN BEBEK HIJAU” DALAM KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN PATAH HATI YANG KEMBALI MENEMUKAN CINTA MELALUI MIMPI KARYA EKA KURNIAWAN (SEBUAH TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
249Kb

Abstract

Setiyono, Eko. 2019. “Aspek Moral Cerpen „Kapten Bebek Hijau‟ dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi Karya Eka Kurniawan (Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra).” Pembimbing Dr. Moh. Abdullah, M.Hum. dan Drs. M. Muzakka, M.Hum. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Objek material penelitian ini adalah cerita pendek Eka Kurniawan yang berjudul “Kapten Bebek Hijau.” Pertama kali dimuat di Koran Tempo edisi 3 Maret 2013. Diterbitkan dalam kumpulan cerita pendek Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi (Bentang Pustaka, 2015). Masalah yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah unsur struktural pembangun cerpen dan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam cerpen “Kapten Bebek Hijau.” Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan unsur-unsur atau nilai-nilai moral yang terkandung di dalam cerpen “Kapten Bebek Hijau” berdasarkan unsur pembangun struktur cerpen seperti tema, alur, latar dan tokoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah metode struktural fiksi dan metode sosiologi sosial. Metode struktural fiksi digunakan 2 untuk membedah cerpen “Kapten Bebek Hijau” untuk mengetahui tema, alur, tokoh dan penokohan, dan latar karya tersebut. Sementara metode sosiologi sastra digunakan untuk menemukan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam cerpen “Kapten Bebek Hijau”. Hasil analisis struktural dalam penelitian ini mengungkapkan adanya empat unsur pembangun cerita, antara lain adalah tema, alur, latar dan tokoh. Pertama, tema dari cerpen “Kapten Bebek Hijau” adalah krisis identitas dan kecerobohan. Kedua, terdapat tiga alur yaitu alur berdasarkan kriteria waktu, jumlah, dan kepadatan. Ketiga, terdapat tiga latar yaitu latar waktu, tempat, dan sosial. Keempat, terdapat empat tokoh, antara lain adalah tokoh Kapten Bebek Hijau, Keluarga Bebek Hijau yang terdiri dari Emak Bebek dan ketiga anaknya,dan terakhir yaitu para pemangsa. Sedangkan hasil penelitian kedua mengungkapkan bahwa cerpen “Kapten Bebek Hijau” mengandung setidaknya lima nilai moral. Nilai-nilai moral tersebut antara lain: terima keadaan apa adanya; jangan takut untuk tampil beda; bersikaplah toleran terhadap yang berbeda; ambilah segala risiko demi meraih tujuan; belajarlah dari pengalaman. Kelima nilai moral itu terungkap melalui sikap dan perilaku tokoh-tokoh di dalam cerpen tersebut. Kata Kunci: Cerpen, Nilai Moral, Struktural Fiksi, Sosiologi Sastra.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P1-1091 Philology. Linguistics > P1-85 General
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:81608
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:30 Sep 2020 10:41
Last Modified:30 Sep 2020 10:41

Repository Staff Only: item control page