KAJIAN TEMPAT TINGGAL BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KELURAHAN PUDAK PAYUNG, KECAMATAN BANYUMANIK, KOTA SEMARANG

FIRDAUS, Aditya Zulfikar and RAHDRIAWAN, Mardwi (2019) KAJIAN TEMPAT TINGGAL BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KELURAHAN PUDAK PAYUNG, KECAMATAN BANYUMANIK, KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (Judul)
739Kb
[img]
Preview
PDF (Bab I)
448Kb
[img]
Preview
PDF (Bab V)
9Kb
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
125Kb

Abstract

Perumahan dan permukiman merupakan permasalahan yang akan selalu berkembang sejalan dengan pertambahan penduduk. Pertambahan penduduk yang pesat mengakibatkan peningkatan pada kebutuhan hunian. Seiring dengan meningkatnya permintaan kebutuhan lahan untuk pembangunan hunian, terjadi juga perkembangan nilai lahan baik nilai sosial maupun ekonomisnya. Selain itu, permasalahan tersebut juga mengakibatkan berkurangnya lahan kosong yang dapat dimanfaatkan untuk perumahan dan untuk memperoleh lahan selanjutnya membuat harga lahan yang semakin mahal. Keterbatasan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan rumah yang disediakan oleh pemerintah dan swasta, menyebabkan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan rumah dengan pembangunan rumah secara swadaya berdasarkan kemampuan ekonomi. Rumah swadaya yang dibangun oleh masyarakat berpenghasilan rendah identik dengan rumah tidak layak huni karena tidak memperhatikan aspek-aspek standar layak huni seperti keselamatan dan kesehatan bangunan. Masyarakat berpenghasilan rendah menilai bahwa kualitas permukiman bukan menjadi prioritas utama dan terdapat faktor lainnya. Maka dari itu, terdapat faktor lain yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah bertempat tinggal di rumah tidak layak huni. Pada penelitian ini aspek lokasi, fisik bangunan dan sarana serta prasarana digunakan untuk melihat kajian tempat tinggal dengan didasari karakteristik masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah dalam tempat tinggal terhadap karakteristik masyarakat berpenghasilan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada masyarakat berpenghasilan rendah dengan kepemilikan rumah tidak layak huni sejumlah 42 orang. Selain itu, teknik pengumpulan data juga dilakukan melalui observasi kepada masyarakat berpenghasilan rendah dengan kepemilikan rumah tidak layak huni di Kelurahan Pudak Payung. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis crosstab. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan data-data terkait karakteristik masyarakat berpenghasilan rendah dan faktor-faktor yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah dalam tempat tinggal. Selain itu, teknik analisis yang digunakan juga terdapat analisis crosstab dengan uji chi-square untuk mengetahui keterkaitan faktor-faktor yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah dalam tempat tinggal terhadap karakteristik masyarakat berpenghasilan rendah Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada analisis yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah dalam tempat tinggal di Kelurahan Pudak Payung terdapat pada aspek lokasi dan sarana serta prasarana. Pada aspek lokasi yaitu variabel kenyamanan lingkungan yang memiliki nilai 91% dengan indikator yang mendominasi adalah terdapat pos ronda pada malam hari dan variabel aksesbilitas yang memiliki nilai 55% dengan indikator yang mendominasi adalah kedekatan dengan lokasi kerja. Selain itu, pada aspek sarana dan prasarana yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah dalam pemilihan tempat tinggal adalah variabel persampahan yang memiliki nilai 93%, listrik yang memiliki nilai 54% dan air bersih yang memiliki nilai 100%. Hal ini selaras dengan pendapat Tarigan dalam Aditama (2015) bahwa faktor yang menyebabkan pemilihan tempat tinggal karena dipengaruhi aksesbilitas, ketersediaan sarana prasarana serta kenyamanan lingkungan. Pada hasil analisis keterkaitan antara faktor yang memengaruhi masyarakat berpenghasilan rendah dalam tempat tinggal terhadap karakteristik masyarakat berpenghasilan rendah terdapat aksesbilitas dengan pekerjaan yang memiliki nilai uji chi-square 0,049, listrik dengan pendidikan yang memiliki nilai uji chi-square 0,01 dan listrik dengan pendapatan yang memiliki nilai uji chi-sqaure 0,00.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:81452
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:08 Sep 2020 10:55
Last Modified:08 Sep 2020 10:55

Repository Staff Only: item control page