KESIAPAN LAHAN UNTUK PEMENUHAN PERUMAHAN SUBSIDI BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KABUPATEN SEMARANG

ROKHMAH , Mamluatur and ASNAWI, Asnawi (2019) KESIAPAN LAHAN UNTUK PEMENUHAN PERUMAHAN SUBSIDI BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KABUPATEN SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
100Kb
[img]
Preview
PDF (Judul)
260Kb
[img]
Preview
PDF (Bab I)
578Kb
[img]
Preview
PDF (Bab V)
44Kb

Abstract

Rumah merupakan salah satu dari beberapa kebutuhan dasar manusia setelah pangan dan sandang yang harus terpenuhi. Dalam UUD 1945, dikatakan bahwa negara memiliki kewajiban untuk memenuhi hak dalam mendapatkan tempat tinggal dan kesehatan yang baik. Akan tetapi, kenyataannya saat ini pemenuhan perumahan semakin terkendala akibat adanya keterbatasan lahan perumahan yang relatif murah dan semakin meningkatnya angka backlog. Tidak dipungkiri bahwa tingginya angka backlog dipengaruhi oleh bertambahnya populasi penduduk di suatu daerah setiap tahunnya yang diakibatkan karena adanya urbanisasi. Menurut data dari Basis Data Terpadu, di Kabupaten Semarang tercatat, pada tahun 2018 masih terdapat sebesar 6083 angka backlog berdasarkan status kepemilikan hunian di seluruh Kecamatan di Kabupaten Semarang yang belum tertangani. Hal tersebut diakibatkan karena belum memenuhinya rumah yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan serta permintaan masyarakat. Pemenuhan perumahan subsidi merupakan salah satu alternatif penanganan dari pemenuhan tempat tinggal untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Akan tetapi pelaksanaannya terkendala pada permasalahan penyediaan lahan, perizinan, penyediaan sarana umum (PSU), regulasi, maupun insentif dan disinsentif yang diberlakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan lahan dalam pemenuhan perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah terutama dalam ketersediaan lahan potensial, prioritas lokasi pemenuhan perumahan subsidi, perizinan dan regulasi, serta kebijakan yang terkait di Kabupaten Semarang. Dalam penelitian ini dapat dilihat dari dua aspek, yakni aspek fisik terkait ketersediaan lahan yang potensial sesuai dengan kriteria perumahan subsidi dan angka backlog dan aspek non fisik terkait dukungan perizinan, regulasi, serta program bantuan terkait pemenuhan perumahan subsidi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran atau mix method yaitu kombinasi antara metode kualitatif dan metode kuantitatif. Secara kuantitatif analisis dilakukan dengan analisis overlay pada GIS terhadap ketersediaan lahan yang terjangkau dan kesesuaian dengan tata ruang untuk pembangunan rumah subsidi. Selain itu analisis skoring dan pembobotan yang digunakan untuk menentukan lokasi alternatif yang untuk pemenuhan perumahan subsidi berdasarkan tingkat prioritas menghasilkan nilai akhir dengan interval 0-3. Selain itu juga digunakan untuk menentukan tingkat kesiapan lahan dalam pemenuhan perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Analisis deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mengeksplor fenomena bagaimana proses regulasi dan kebijakan seperti perizinan, legalitas, dan program bantuan pemerintah yang terkait dalam pemenuhan perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah merupakan metode secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesiapan lahan untuk pemenuhan perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Semarang berada pada kategori agak siap dan memerlukan beberapa persiapan. Hal ini dikarenakan dari empat komponen kriteria kesiapan lahan, secara fisik dikatakan siap yaitu terdapat lahan potensial di Kabupaten Semarang masih tersedia cukup luas yakni 338 Ha, dan angka backlog kepemilikan yang diasumsikan sebagai keluarga yang membutuhkan rumah sebesar 6083 KK dengan terdapat 3 lokasi dengan tingkat prioritas I yakni Kecamatan Suruh, Bringin dan Pringapus untuk dilakukan pemenuhan perumahan subsidi. Namun, dari kriteria non fisik yakni prosedur perizinan dan regulasi terkait, serta program bantuan yang mendukung pemenuhan perumahan subsidi masih dianggap belum sepenuhnya siap. Hal ini didasari oleh belum adanya keberpihakan antara pemerintah daerah kepada pelaku pembangunan terkait beberapa peraturan dan regulasi terkait pemenuhan perumahan subsidi.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:81451
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:08 Sep 2020 10:42
Last Modified:08 Sep 2020 10:42

Repository Staff Only: item control page