PENGARUH TAHAPAN SIKLUS HIDUP KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN FISIK RUMAH DI KAWASAN PERUMAHAN BUKIT KENCANA JAYA SEMARANG

Putri, Marsela Dwi and Esariti, Landung (2020) PENGARUH TAHAPAN SIKLUS HIDUP KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN FISIK RUMAH DI KAWASAN PERUMAHAN BUKIT KENCANA JAYA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
264Kb
[img]
Preview
PDF (Judul)
345Kb
[img]
Preview
PDF (Bab I)
1083Kb
[img]
Preview
PDF (Bab V)
91Kb

Abstract

Saat membeli rumah, masyarakat cenderung mempertimbangkan faktor ekonomi dan mengabaikan tahapan siklus hidup keluarga. Hal ini mengakibatkan adanya pertambahan kebutuhan ruang anggota keluarga yang tidak terakomodir oleh rumah yang dimiliki, sehingga dilakukan upaya perubahan kondisi fisik rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana tahapan siklus hidup keluarga mempengaruhi perubahan kondisi fisik rumah di Kawasan Perumahan Bukit Kencana Jaya Semarang. Penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis diskriminan berganda dengan menggunakan satu variabel tergantung yaitu tahapan siklus hidup keluarga dan empat variabel bebas yaitu atribut rumah, kondisi finansial, kondisi lingkungan, dan pertimbangan jarak. Hasil analisis menunjukkan lima sub-variabel bebas sebagai prediktor paling baik dalam membentuk preferensi rumah berdasarkan tahapan siklus hidup keluarga yaitu (a) ketersediaan jumlah kamar mandi sesuai dengan jumlah anggota keluarga; (b) ketersediaan klinik; (c) ketersediaan jumlah kamar tidur sesuai dengan jumlah anggota keluarga; (d) ketersediaan taman kanak-kanak; dan (e) pertimbangan jarak menuju tempat kerja. Terkait dengan perubahan kondisi fisik rumah, diketahui bahwa rumah tangga di tahapan siklus hidup keluarga yang berbeda melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan. Hasil analisis menemukan bahwa tahapan lajang cenderung tidak melakukan perubahan kondisi fisik rumah. Lalu, tahapan keluarga dengan anak menjadi tahapan yang paling banyak melakukan perubahan kondisi fisik rumah di Kawasan Perumahan Bukit Kencana Jaya Semarang, seiring dengan pertambahan ukuran rumah tangga yang dimiliki. Pada umumnya, perubahan dilakukan dengan cara penambahan ruang, penambahan jumlah lantai bangunan, dan perubahan fungsi ruang. Riset ini membuktikan bahwa preferensi membeli rumah masih mengutamakan faktor ekonomi, khususnya kemampuan finansial. Lalu, faktor tahapan siklus hidup keluarga menjadi pengaruh pada besar kecilnya perubahan fisik yang dilakukan terhadap rumah tinggal. Literatur dan pembelajaran dari beberapa negara yang menjadi dasar kajian memperjelas karakteristik rumah tangga di Kawasan Perumahan Bukit Kencana Jaya Semarang yang spesifik yaitu rumah tangga cenderung mempertimbangkan ketersediaan tempat ibadah, kelompok keluarga baru cenderung mempertimbangkan jarak menuju sekolah daripada tempat kerja, kelompok keluarga dengan anak cenderung menempati rumah dengan tipe kecil karena pendapatan keluarga lebih dialokasikan untuk konsumsi, dan kelompok keluarga lanjut usia cenderung mempertimbangkan jarak menuju sekolah karena adanya peluang usaha yang dapat dilakukan, seperti membuka jasa antar jemput sekolah.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:81438
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:01 Sep 2020 15:05
Last Modified:01 Sep 2020 15:05

Repository Staff Only: item control page