PERISTIWA KOMUNIKASI PETIK LAUT MASYARAKAT NELAYAN MUNCAR DALAM BENTUK PITUTUR MACAPATAN

Ummah, Khothibhatul (2019) PERISTIWA KOMUNIKASI PETIK LAUT MASYARAKAT NELAYAN MUNCAR DALAM BENTUK PITUTUR MACAPATAN. Masters thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[img]
Preview
PDF
3037Kb

Abstract

Tradisi Petik Laut sebagai salah satu tradisi warisan nenek moyang yang terus dilaksanakan dan dilestarikan oleh masyarakat nelayan Muncar. Tradisi Petik Laut sebagai simbol rasa syukur dan permohonan masyarakat nelayan Muncar kepada Tuhan sehingga pada saat pelaksanaannya terdapat peristiwa komunikasi yang ingin disampaikan masyarakat nelayan Muncar kepada masyarakat umum. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peristiwa komunikasi yang terdapat pada tradisi Petik Laut serta mendeskripsikan fungsi pitutur macapatan tradisi Petik Laut bagai masyarakat nelayan Muncar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dan sumber data berupa seluruh tahapan tradisi Petik Laut dan teks macapat Mursada. Penyediaan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskripsi, analisis, dan interpretasi yang diadaptasi dari Creswell. Terdapat dua penemuan dalam penelitan ini. Pertama, penemuan ini berupa komponen komunikasi yang berbeda pada setiap tahapan tradisi Petik Laut yang berupa peletakan sesaji, pembukaan, macapatan, ider bumi, pelepasan sesaji, pelarungan sesaji, dan ziarah kubur. Temuan kedua menunjukkan bahwa terdapat fungsi vertical dan fungsi horizontal pada fungsi pitutur macapatan bagi masyarakat nelayan Muncar. Fungsi vertical pitutur macapatan adalah sebagai wujud syukur, wujud penghormatan, dan wujud permohonan, sedangkan fungsi horizontal berupa tirakatan dan kepatuhan kepada Tuhan, tradisi, dan hal-hal gaib. The Petik Laut tradition is one of the traditions of ancestral heritage that continues to be carried out and preserved by the fisherman community of Muncar. The Petik Laut tradition became a symbol of gratitude and the request of the fisherman community of Muncar to God. Thus, during the implementation there is a communicative event that fisherman community of Muncar wishes to convey to the public comunity. This study is aimed to describe the communicative events contained in Petik Laut tradition and also elaborates the function of the pitutur macapatan Petik Laut tradition as a fisherman community in Muncar. This research used qualitative research with ethnographic approach. Data of this study are all stages of the Petik Laut tradition and Mursada text. Method of data collection was done by observation, interview, and documentation techniques. The data analysis of this study used description, analysis and interpretation techniques that is adapted from Creswell. There are two findings in this study. First, it covers the different communication components at each stage of the Petik Laut tradition such as laying offerings, opening, macapatan, ider bumi, releasing offerings, prohibiting offerings, and grave pilgrimage. The second finding shows that there is a vertical function and horizontal function in pitutur macapatan for the Muncar fishermen. The vertical function of pitutur macapatan is seen as gratitude, respect, and prayer. Meanwhile, the horizontal function of it is an act of comply to God, tradition, and occult things.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P1-1091 Philology. Linguistics > P1-85 General
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Linguistic
ID Code:81029
Deposited By:mrs Perpustakaan FIB
Deposited On:23 Jul 2020 10:10
Last Modified:23 Jul 2020 10:10

Repository Staff Only: item control page