Efek Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) Topikal terhadap Sebukan Neutrofil Konjungtivitis Alergi pada Model Tikus Wistar

Kurniawan, Christian Beta (2009) Efek Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) Topikal terhadap Sebukan Neutrofil Konjungtivitis Alergi pada Model Tikus Wistar. Undergraduate thesis, Medical faculty.

[img]
Preview
PDF
3831Kb

Official URL: http://www.fk.undip.ac.id

Abstract

Latar belakang: Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG), suatu polifenol yang banyak terdapat pada tumbuhan teh (Camellia sinensis) terutama teh hijau mempunyai efek antiinflamasi, antioksidan, antiproliferatif, dan antialergi. Sejauh ini belum ada penelitian mengenai efek antialergi EGCG terhadap mata. Tujuan: Membuktikan pemberian EGCG topikal dapat menekan sebukan neutrofil konjungtivitis alergi tikus Wistar yang diinduksi Compound 48/80. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design menggunakan 24 ekor tikus Wistar betina terbagi dalam 4 kelompok secara random. Kelompok K: diberi tetes mata air mata artifisial 1 tetes/mata tiap 10 menit selama 1 jam. P1: diberi tetes mata EGCG 5 x 10-2 mg/ml. P2: diberi tetes mata EGCG 5 x 10-1 mg/ml. P3: diberi tetes mata EGCG 5 x 100 mg/ml. EGCG diberikan 1 tetes/mata tiap 10 menit selama 1 jam dan kemudian setiap tikus diberi 1 tetes Compound 48/80 250 μg/mata segera setelahnya. Satu jam setelah pemberian Compound 48/80, dilakukan pengambilan jaringan konjungtiva untuk pemeriksaan histopatologi. Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA dan Post Hoc. Hasil: Rerata sebukan neutrofil tertinggi terdapat pada kelompok P3 (43,67 + 9,81), diikuti oleh K, P1, dan P2. Uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna. Uji Post Hoc menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara K dengan P2, K dengan P3, P1 dengan P2, P1 dengan P3, dan P2 dengan P3; sedangkan antara K dengan P1 tidak ada perbedaan bermakna (p>0,05). Kesimpulan: Pemberian EGCG topikal dosis tertentu (5 x 10-1 mg/ml) mampu menekan sebukan neutrofil konjungtivitis alergi pada tikus Wistar secara signifikan, sedangkan dosis yang lebih tinggi (5 x 100 mg/ml) meningkatkan sebukan neutrofil. EGCG pada dosis yang lebih besar ini kemungkinan besar menimbulkan iritasi dan inflamasi pada konjungtiva tikus Wistar.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:EGCG, sebukan neutrofil, konjungtivitis alergi, Compound 48/80.
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:7858
Deposited By:Mr. Kedokteran Admin
Deposited On:30 Mar 2010 10:39
Last Modified:30 Mar 2010 10:39

Repository Staff Only: item control page