Efek Minyak Atsiri Bawang Putih (Allium sativum) dan Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.) Terhadap Jumlah Monosit Tikus Yang Diberi Diet Kuning Telur

Wicaksono, Tri Edhie (2009) Efek Minyak Atsiri Bawang Putih (Allium sativum) dan Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.) Terhadap Jumlah Monosit Tikus Yang Diberi Diet Kuning Telur. Undergraduate thesis, Medical faculty.

[img]
Preview
PDF
564Kb

Official URL: http://www.fk.undip.ac.id

Abstract

Latar belakang: Bawang putih dan cabe jawa telah lama dikenal memiliki banyak efek positif bagi manusia. Diantaranya menurunkan kolesterol darah, trigliserid darah, dan agregasi platelet. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pemberian minyak atsiri cabe jawa dan minyak atsiri bawang putih terhadap penurunan jumlah monosit pada tikus wistar yang diberi diet kuning telur. Metoda: Penelitian eksperimental Post Test Only Control Group Design. Sampel terdiri dari 25 tikus wistar jantan 8 minggu. Sampel dibagi dalam 5 kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol negatif (K1), 1 kelompok kontrol positif (K2) dan 3 kelompok perlakuan (P1,P2,P3). Kelompok kontrol negatif hanya diberi diet standar selama 6 minggu. Keempat kelompok lainnya diberikan diet standar selama 1 minggu, kemudian diberikan 1,5 gr diet kuning telur selama 2 minggu. Setelah itu kelompok K2 hanya diberi diet standar, kelompok P1 diberi minyak atsiri bawang putih, kelompok P2 diberi minyak atsiri cabe jawa, dan kelompok P3 diberi minyak atsiri bawang putih dan minyak atsiri cabe jawa selama 3 minggu. Dosis minyak atsiri yang diberikan sebanyak 0,05 ml. Data diperoleh dari pemeriksaan jumlah monosit. Uji normalitas data dengan Shapiro Wilk, dilanjutkan uji One Way Annova dan Kruskal Wallis. Hasil: Jumlah monosit kelompok P3 (0,60±0,548) paling rendah diantara kelompok K1 (2,40±1,140), K2 (2,40±0,548), P1 (1,00±0,707), P2(2,00±1,581). Uji normalitas data dengan menggunakan Saphiro Wilk didapatkan distribusi data tidak normal (p<0,005). ). Uji Kruskall Wallis antar kelompok kontrol dan perlakuan terdapat perbedaan bermakna (p=0,025, p>0,005). Kesimpulan: Pemberian diet kuning telur pada tikus wistar belum dapat menghasilkan peningkatan jumlah monosit. Pemberian minyak atsiri bawang putih terbukti dapat menurunkan jumlah monosit secara bermakna pada tikus wistar yang diberi diet kuning telur. Pemberian minyak atsiri cabe jawa belum terbukti menurunkan jumlah monosit tikus wistar yang diberi diet kuning telur. Pemberian kombinasi minyak atsiri bawang putih dan cabe jawa terbukti menurunkan jumlah monosit secara bermakna pada tikus wistar yang diberi diet kuning telur.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Allium sativum, Piper retrofractum Vahl. , minyak atsiri, jumlah monosit
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:7769
Deposited By:Mr. Kedokteran Admin
Deposited On:29 Mar 2010 11:45
Last Modified:29 Mar 2010 12:42

Repository Staff Only: item control page