PENERAPAN DOKTRIN BUSINESS JUDGEMENT RULE TERHADAP DIREKSI ATAS DUGAAN MELAKUKAN TRANSAKSI OBLIGASI FIKTIF YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN SEKURITAS (PT RELIANCE SECURITIES DAN

PUTRA, REIZKY SAMARA and Prananingtyas, Paramita and Budiharto, Budiharto (2019) PENERAPAN DOKTRIN BUSINESS JUDGEMENT RULE TERHADAP DIREKSI ATAS DUGAAN MELAKUKAN TRANSAKSI OBLIGASI FIKTIF YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN SEKURITAS (PT RELIANCE SECURITIES DAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perusahaan sekuritas memiliki peran penting dalam menunjang kesuksesan pasar modal. Sebagai perantara (broker) dan pedagang (dealer), mereka ikut menentukan kelancaran transaski jual beli. Perusahaan sekuritas yang di pimpin oleh seorang direksi pada dasarnya harus menjalankan prinsip fiduciary duty dalam menjalankan perusahaan. Pada saat seorang direksi dianggap melanggar prinsip fiduciary duty dalam pengurusan perseroan, maka doktrin Business Judgment Rule yang akan dijadikan sebagai bentuk perlindungan kepada direksi yang ber itikad baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pelanggaran direksi dikaitkan dengan doktrin Business Judgement Rule dalam kasus PT Reliance Sekuritas dan PT Magnus Capital dan bagaimana tanggungjawab direksi PT Reliance Sekuritas dan PT Magnus Capital berkaitan dengan Business Judgement Rule berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, diantaranya berupa Undang-Undang, buku dan jurnal hukum, juga kamus dan ensiklopedia hukum. Data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka ini kemudian dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian penulisan hukum ini yaitu bentuk pelanggaran yang dilakukan direksi PT Reliance Sekuritas dan PT Magnus Capital pada dasarnya merupakan pelanggaran dari prinsip fiduciary duty sebagai sumber dari doktrin business judgement rule. Terdapat kelalaian dengan tidak melakukan pengawasan kepada mantan karyawan sehingga melakukan penipuan terhadap investor dan tidak berdasarkan itikad baik dalam mengelola perseroan untuk melakukan penjualan produk investasi obligasi FR0035 yang merupakan penipuan investasi. Pertanggungjawaban direksi PT Reliance Sekuritas dan PT Magnus Capital berkaitan dengan doktrin Business Judgement Rule adalah berdasarkan Pasal 97 ayat (5) Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Dari rumusan Pasal 97 ayat (5) UUPT tersebut memberikan konsekuensi yuridis kepada seorang direksi, ketika ingin terlepas dari pertanggungjawaban secara pribadi apabila dianggap melanggar prinsip fiduciary duty. Beban pembuktian tersebut ada pada direksi yang dianggap melanggar prinsip fiduciary duty.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Faculty of Law > Department of Law
ID Code:77593
Deposited By:Mr Ngalip Martono FH
Deposited On:07 Oct 2019 11:16
Last Modified:07 Oct 2019 11:16

Repository Staff Only: item control page