PEMBESARAN LOBSTER (Panulirus versicolor) UNDERSIZE UNTUK MENGURANGI TEKANAN EKSPLOITASI SUMBER DAYA LOBSTER DI PULAU HARAPAN, KEPULAUAN SERIBU

SONIA, SADITTA (2019) PEMBESARAN LOBSTER (Panulirus versicolor) UNDERSIZE UNTUK MENGURANGI TEKANAN EKSPLOITASI SUMBER DAYA LOBSTER DI PULAU HARAPAN, KEPULAUAN SERIBU. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
923Kb

Abstract

Lobster (Panulirus sp) adalah salah satu sumber daya kelautan Indonesia yang memiliki potensi dalam pemanfaatannya karena memiliki nilai ekonomi tinggi dalam perdagangan internasional. Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) mengeluarkan peratuan menteri No. 56/Permen-Kp/2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp.) dari wilayah negara Republik Indonesia dan memberikan ukuran karapas dan berat minimal lobster yang diperbolehkan untuk diperjual-belikan. Dengan adanya peraturan ini, harga jual lobster yang masih berukuran dibawah ketentuan menjadi jauh lebih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan nelayan lobster adalah dengan melakukan pembesaran lobster. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksakan untuk memberikan informasi mengenai pembesaran lobster pada Keramba Jaring Apung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahu model pertumbuhan dan mortalitas lobster pada proses pembesaran. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018 sampai dengan Maret 2019 di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta dengan interval pengambilan data dua minggu. Metode pengambilan data yaitu survey bersifat deskriptif dengan mengukur data primer pada lokasi budidaya. Analisis data untuk pendugaan model pertumbuhan dan mortalitas menggunakan software Ms. Excel dengan persamaan pertumbuhan Von Bertalanffy pada variabel L∞, K dan t0 . Hasil penelitian menunjukkan nilai L∞ sebesar 6,5 cm. Konstanta pertumbuhan (K) sebesar 0,003/tahun. Umur teoritis lobster (t 0 ) sebesar 0,27577. Menghasilkan nilai Lt = 6,5 (1 – e -0,003(t+0,2757) ). Nilai kelangsungan hidup lobster sebesar 78,57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lobster dapat tumbuh dan berkembang hingga mencapai peratuan menteri No. 56/Permen-Kp/2016 selama 98 hari dengan pemberikan pakan dua kali sehari. Kata kunci: Lobster, pembesaran lobster, peraturan menteri, laju pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:77269
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 08:09
Last Modified:21 Oct 2019 08:09

Repository Staff Only: item control page