APLIKASI POTENSI KONSORSIUM BAKTERI SIMBION PENCERNAAN TERIPANG SEBAGAI BAHAN PENGAWET UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei)

MARWA , IRFAN HANIF (2019) APLIKASI POTENSI KONSORSIUM BAKTERI SIMBION PENCERNAAN TERIPANG SEBAGAI BAHAN PENGAWET UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei). Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF
1071Kb

Abstract

Udang Vanamei merupakan salah satu komoditas ekspor yang paling menguntungkan di Indonesia. Namun, udang akan mudah mengalami penurunan kualitas dengan cepat tanpa adanya pengawet. Namun, bahan pengawet makanan saat ini yang biasa ditemukan di pasar merupakan bahan pengawet kimia dimana apabila dikonsumsi secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Tiga isolat bakteri simbion yang berasal dari pencernaan teripang Holothuria leucospilota (genus Listeria sp.) dan teripang Holothuria atra (genus Staphylococcus sp., dan Rothia sp.) telah diuji pendahuluan dan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus cereus yang merupakan bakteri pembusuk makanan terutama yang berasal dari bahan laut. Konsorsium bakteri dinilai akan memiliki hasil yang signifikan daripada menggunakan isolat tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergisme ketiga isolat bakteri yang berasal dari teripang dan potensi ekstrak supernatan konsorsium bakteri simbion teripang sebagai pengawet pada udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratoris. Tiga isolat bakteri simbion yang berasal dari pencernaan terip ang yang mampu menghambat pertumbuhan B. cereus dan P. aeruginosa diuji sinergis untuk melihat apakah ketiga bakteri tersebut dapat dijadikan bakteri konsorsium. Kemudian ekstrak supernatan dari ketiga bakteri simbion yang telah dijadikan bakteri konsorsium diuji lebih lanjut sebagai bahan pengawet untuk udang dengan parameter kontrol positif (pendinginan). Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi sifat organoleptik, keasaman (pH), total koloni, uji proksimat (protein, air, abu, lemak, dan kandungan karbohidrat), dan Total Volatile BaseNitrogen (TVBN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga isolat aktif dapat dikombinasikan sebagai bakteri konsorsium. Uji keasaman perlakuan ekstrak sampel menunjukkan pH 7,44, dibandingkan dengan hasil non-perlakuan 7,14. Hasil uji organoleptik udang menunjukkan bahwa udang tersebut layak untuk dikonsumsi. Uji proksimat dari perlakuan ekstrak tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan perlakuan kontrol positif. Total tes koloni dan TVBN pada sampel yang diberi perlakuan ekstrak secara berturut-turut bernilai 48x10 5 CFU.mL -1 dan 39,62 mgN%, sedangkan tes serupa pada sampel yang tanpa perlakuan berturut-turut bernilai 119x10 5 CFU.mL -1 dan 45,31 mgN%. Disimpulkan bahwa ekstrak konsorsium bakteri teripang menunjukkan potensi dalam mencegah penurunan kualitas udang, walaupun perlakuan dengan pendinginan masih memberikan hasil yang lebih baik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:77222
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 10:33
Last Modified:21 Oct 2019 10:33

Repository Staff Only: item control page