EKOSISTEM KAWASAN REHABILITASI MANGROVE DI DESA MORODEMAK DAN PURWOREJO, KECAMATAN BONANG, KABUPATEN DEMAK

BIMA , AGUNG SAPUTRA (2019) EKOSISTEM KAWASAN REHABILITASI MANGROVE DI DESA MORODEMAK DAN PURWOREJO, KECAMATAN BONANG, KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
301Kb

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu bentuk ekosistem hutan yang unik dan khas juga merupakan potensi sumber daya alam yang sangat potensial. Kondisi hutan mangrove pada umumnya memiliki tekanan berat sebagai akibat dari tekanan krisis ekonomi yang berkepanjangan. Upaya rehabilitasi bertujuan bukan saja untuk mengembalikan nilai estetika namun yang paling utama adalah untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan mangrove. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi eksisting struktur dan komposisi vegetasi mangrove serta mengkaji kegiatan rehabilitasi mangrove di Desa Morodemak dan Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif dengan analisa data struktur dan komposisi vegetasi mangrove dan persentasi peran masyarakat dan peran lembaga pemerintah/non pemerintah setempat. Pengambilan data vegetasi dilakukan dengan metode stratified random sampling dan setiap stasiun dibuat plot sampling. Setiap individu pohon (tree) (plot 10 m x 10 m) dan anakan (sapling) (subplot 5 m x 5 m) diidentifikasi dan diukur diameternya setinggi dada (±1,3 m). Sementara semai (seedling) dihitung jumlah masing-masing spesies dan persentase penutupannya (subplot 1 m x 1 m) untuk rehabilitasi dan pengumpulan data lain melalui wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian di Desa Morodemak dan Desa Purworejo ditemukan 9 spesies mangrove dari tiga komponen vegetasi yaitu mayor, minor dan asosiasi. Secara umun kerapatan kategori pohon (tree) di Lokasi I rata - rata 3211 ind/ha, sementara di Lokasi II rata - rata 3611 ind/ha. Kerapatan kategori anakan (sapling) di Lokasi I rata - rata 533 ind/ha, sementara di Lokasi II rata - rata 1422 ind/ha. Kerapatan kategori semai (seedling) di Lokasi I rata - rata 450 ind/ha sementara di Lokasi II rata - rata 1383 ind/ha. Peran masyarakat dan peran lembaga pemerintah/non pemerintah di Desa Purworejo lebih aktif jika dibandingkan Desa Morodemak.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:77177
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 08:37
Last Modified:21 Oct 2019 08:37

Repository Staff Only: item control page