KAJIAN REHABILITASI MANGROVE DI DESA KALIWLINGI DAN SAWOJAJAR, KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH

BACHTIAR , EKA BUDIYANTO (2019) KAJIAN REHABILITASI MANGROVE DI DESA KALIWLINGI DAN SAWOJAJAR, KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
573Kb

Abstract

Mangrove memiliki fungsi dan peranan yang penting bagi keberlangsungan kehidupan. Mangrove juga dapat dimanfaatkan dalam menunjang kebutuhan manusia, namun pemanfaatan mangrove secara destruktif menyebabkan terjadinya penurunan luasan hutan mangrove. Berbagai upaya rehabilitasi mangrove telah dilakukan di Kabupaten Brebes, khususnya di Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes dan Desa Sawojajar Kecamatan Wanasari, namun belum ada kajian komprehensif mengenai keberhasilan upaya rehablitasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kegiatan rehabilitasi mangrove di Desa Kaliwlingi dan Sawojajar, Kabupaten Brebes dan memberikan rekomendasi strategi pengembangan rehabilitasi di kedua lokasi penelitian. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif eksploratif. Metode pengumpulan data menggunakan metode survei dalam bentuk data primer dan sekunder. Data yang diperoleh dilakukan penentuan strategi pengembangan rehabilitasi mangrove dan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat). Hasil dari penelitian didapatkan bahwa kedua lokasi penelitian sudah berhasil dalam melakukan upaya rehabilitasi ekosistem hutan mangrove, namun Desa Kaliwlingi dapat dikatakan lebih baik dibandingkan Desa Sawojajar. Hal ini karena partisipasi masyarakat dalam rehabilitasi serta dukungan stake holder pemerintah maupun non pemerintah (LSM, CSR, dan donor swasta) di Desa Kaliwlingi lebih banyak dibandingkan Desa Sawojajar. Keberhasilan rehabilitasi di kedua lokasi penelitian tidak lepas dari peran aktif Kelompok Tani Hutan Mangrove Sari di Desa Kaliwlingi dan Kelompok Pecinta Sumberdaya Alam (KPSA) Wana Lestari Desa Sawojajar. Kedua lokasi penelitian memiliki peraturan desa yang mengatur perlindungan dan pengelolaan mangrove serta memiliki kelompok pengawas hutan mangrove yaitu Satgas Jaga Segara di Desa Kaliwlingi dan Satgas Jaga Muara di Desa Sawojajar. Berdasarkan hasil analisa SWOT dihasilkan rekomendasi strategi rehabilitasi. Desa Kaliwlingi menghasilkan 14 strategi rehabilitasi dengan 3 (tiga) prioritas utama yaitu: (1) Peningkatan koordinasi pemerintah dan non pemerintah dalam mendukung kegiatan rehabilitasi (2) Penegakan aturan perundangan secara tegas dalam upaya perlindungan ekosistem hutan mangrove dan potensi hasil mangrove (3) Pengelolaan sampah dan limbah yang dapat mengancam ekosistem hutan mangrove. Sedangkan Desa Sawojajar menghasilkan 14 strategi rehabilitasi dengan 3 (tiga) prioritas utama yaitu: (1) Peningkatan peran pemerintah dan non pemerintah dalam mendukung kegiatan rehabilitasi (2) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya rehabilitasi hutan mangrove (3) Penegakan aturan perundangan secara tegas dalam upaya perlindungan ekosistem hutan mangrove dan potensi hasil mangrove.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:77173
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 08:38
Last Modified:21 Oct 2019 08:38

Repository Staff Only: item control page