ANALISA KELIMPAHAN PERIFITON PADA DAUN LAMUN Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii DI PERAIRAN TELUK AWUR, JEPARA

ABDINO , PUTRA UTAMA (2019) ANALISA KELIMPAHAN PERIFITON PADA DAUN LAMUN Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii DI PERAIRAN TELUK AWUR, JEPARA. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
811Kb

Abstract

Ekosistem lamun yang tersebar luas di perairan dangkal sangat produktif dan berperan penting dalam kehidupan biota laut, namun kurang mendapat perhatian oleh masyarakat. Fungsi ekologis dari ekosistem lamun salah satunya sebagai sumber utama produktivitas primer. Perifiton merupakan salah satu organisme yang berkontribusi besar dalam meningkatkan produktivitas primer di ekosistem lamun. Produktivitas tinggi di lingkungan air dangkal dapat menyediakan sumber makanan yang berlimpah, cepat diperbarui, mudah berasimilasi yang bisa lebih penting daripada makrofit. Meskipun diakui penting, perifiton masih diabaikan sebagai kontributor utama sebagian besar nutrisi pada siklus ekologis akuatik. Kondisi padang lamun sangat menentukan keberadaan perifiton, sehingga pada kondisi lamun yang baik merupakan tempat yang layak untuk penempelan perifiton. Aktivitas antropogenik akan menyebabkan gangguan maupun kerusakan pada lamun sehingga mempengaruhi penempelan perifiton pada lamun. Perairan Teluk Awur dekat dengan kegiatan-kegiatan antropogenik yang dapat menyebabkan gangguan pada kondisi lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi jenis dan kelimpahan perifiton yang hidup pada jenis daun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii, serta kelimpahan perifiton pada tiap bagian daun (pangkal, tengah dan ujung). Pengambilan sampel daun lamun dilaksanakan pada 22 November 2018 di Perairan Teluk Awur, Kabupaten Jepara. Identifikasi jenis lamun dilakukan pada lokasi penelitian, dan identifikasi jenis perifiton dilakukan pada laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian bahwa, komposisi perifiton terdapat 6 kelas terdiri dari 23 genus dengan kelimpahan tertinggi selalu terdapat pada ujung daun. Genus yang paling sering ditemukan adalah Nitzschia. Kelimpahan perifiton pada lamun jenis E. acoroides dan T. hemprichii secara berturut – turut sebanyak 2689,33 individu/cm 2 dan 3158,67 individu/cm 2 . Kelimpahan perifiton semakin meningkat ketika mendekati bagian ujung daun

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:77135
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 10:26
Last Modified:21 Oct 2019 10:26

Repository Staff Only: item control page