ANALISIS BIOEKONOMI PERIKANAN CUMI–CUMI DI PERAIRAN KABUPATEN PEMALANG

RIO , RESTU FIRMAN (2019) ANALISIS BIOEKONOMI PERIKANAN CUMI–CUMI DI PERAIRAN KABUPATEN PEMALANG. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
961Kb

Abstract

Kabupaten Pemalang merupakan wilayah yang memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi karena berbatasan langsung dengan Laut Jawa sehingga menjadikan sebagian masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan. Cumicumi merupakan salah satu komoditas perikanan yang cukup diminati di Kabupaten Pemalang karena mempunyai nilai ekonomis tinggi. Akibat dari permintaan pasar yang cukup tinggi tersebut maka tingkat eksploitasi atau penangkapan cumi–cumi di Kabupaten pemalang dilakukan secara besar– besaran dan bersifat open acces, sehingga perlu diadakan pengawasan terhadap sumberdaya cumi–cumi apakah telah terjadi overfishing atau belum. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis Catch per Effort Unit (CPUE), aspek bioekonomi, tingkat pemanfaatan dan tingkat pengupayaan sumberdaya cumi– cumi dengan menggunakan model Gordon Schaefer dan Fox di Perairan Kabupaten Pemalang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil Penelitian menunjukan bahwa analisis bioekonomi Gordon Schaefer menghasilkan nilai C MSY sebesar 197.482 Kg/Tahun , EMSY sebesar 18.210 Trip/Tahun, CMEY sebesar 196.263, EMEY sebesar 16.799 Trip/Tahun, C OAE sebesar 57.180 Kg/Tahun dan E OAE sebesar 33.559 Trip/Tahun. Sedangkan analisis bioekonomi model Fox menghasilkan nilai C MSY sebesar 186.340 Kg/Tahun, E MSY sebesar 16.438 Trip/Tahun, CMEY sebesar 184.574 Kg/Tahun, EMEY sebesar 14.273 Trip/Tahun, C OAE sebesar 81.086 Kg/Tahun dan E OAE sebesar 47.589 Trip/Tahun. Sumberdaya cumi–cumi telah mengalami overfishing sejak tahun 2014 dengan tingkat pengupayaan rata – rata 98 % dengan model Gordon Schaefer dan sebesar 109 % dengan model Fox serta tingkat pemanfaatan rata – rata sebesar 86 % dengan model Gordon Schaefer dan 92% dengan model Fox.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:77040
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 11:48
Last Modified:21 Oct 2019 11:48

Repository Staff Only: item control page