ANALISIS FAKTOR PRODUKSI USAHA PERIKANAN JARING NILON (SURFACE GILL NET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) TANJUNGSARI KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH

EDWARD , UTAMA (2019) ANALISIS FAKTOR PRODUKSI USAHA PERIKANAN JARING NILON (SURFACE GILL NET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) TANJUNGSARI KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1971Kb

Abstract

PPI Tanjungsari yang terletak di Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang merupakan tempat pendaratan ikan paling banyak setiap tahunnya. Hal ini dapat dilihat dari hasil produksi tangkapan ikan dan nilai produksi perikanan yang paling banyak dari tiap tahunnya dibandingkan dengan PPI lain di Kabupaten Pemalang yang ditunjukkan dengan produksi sebesar 8.919.085 kg dengan nilai produksi 46.188.142. Alat tangkap jaring Nilon (surface gill net) merupakan salah satu alat tangkap yang banyak dioperasikan nelayan di PPI Tanjungsari. Alat tangkap jaring Nilon (surface gill net) menempati urutan kedua dengan jumlah alat tangkap 329 unit setelah alat tangkap trammel net sebanyak 359 unit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor produksi pada unit penangkapan jaring Nilon (surface gill net) di PPI Tanjungsari dan untuk mengetahui faktor-faktor produksi mana yang paling berpengaruh terhadap hasil tangkapan. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode analisis deskriptif yang bersifat studi kasus dengan wawancara dan observasi lapangan. Metode analisis yang digunakan berupa uji asumsi klasik dan fungsi produksi Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi unit usaha perikanan alat tangkap jaring nilon di PPI Tanjungsari yaitu luasan jaring dan bahan bakar. Luasan jaring berpengaruh terhadap produksi hasil tangkapan jaring nilon di PPI Tanjungsari dengan nilai 0,48 log X1 , yang berarti setiap penambahan luasan jaring 1 meter persegi (m 2 ) alat tangkap akan menaikkan produksi hasil tangkapan jaring nilon sebesar 0,48 kg sedangkan setiap penambahan 1 liter bahan bakar akan menaikkan produksi hasil tangkapan jaring nilon sebesar 0,09 kg. Faktor yang tidak berpengaruh antara lain lama perendaman (immersing), ukuran GT kapal dan pengalaman nahkoda.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:76986
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 12:02
Last Modified:21 Oct 2019 12:02

Repository Staff Only: item control page