Pengaruh Penambahan Ekstrak Gracilaria verrucosa pada Pakan sebagai Imunostimulan pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Diinfeksi Vibrio harveyi

Kiky , Erlinda Namaskara (2019) Pengaruh Penambahan Ekstrak Gracilaria verrucosa pada Pakan sebagai Imunostimulan pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Diinfeksi Vibrio harveyi. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
658Kb

Abstract

Aktivitas budidaya udang vaname tinggi dan masih mendominasi usaha pertambakan di Indonesia. Kendala yang perlu diwaspadai pada budidaya udang vaname diantaranya adalah serangan penyakit vibriosis yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Upaya yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan pemberian imunostimulan. Pemberian imunostimulan sangat baik untuk meningkatkan dan memaksimalkan respon imun non spesifik dan tidak mempunyai efek samping bagi udang. Senyawa aktif yang terkandung dalam rumput laut berpotensi sebagai imunostimulan karena dapat meningkatkan sistem imun non spesifik pada udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak G. verrucosa apabila ditambahkan pada pakan terhadap respon imun dan kelulushidupan udang vaname yang diinfeksi V. harveyi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Manajemen Kesehatan Hewan Akuatik, BBPBAP Jepara pada bulan Februari–April 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Udang uji yang digunakan adalah vaname berukuran 3-5 g sebanyak 300 ekor. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan konsentrasi ekstrak G. verrucosa dalam pakan yang terdiri dari perlakuan A (0 g/kg pakan dan tanpa uji tantang.), B (0 g/kg pakan + uji tantang), C (4 g/kg pakan + uji tantang), D (8 g/kg pakan + uji tantang) dan E (16 g/kg pakan + uji tantang). Parameter yang diukur meliputi Jumlah Total Hemosit (THC), Aktivitas Fagositosis (AF), gejala klinis dan kelulushidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak G. verrucosa dalam pakan dapat meningkatkan respon imun yaitu jumlah total hemosit dan aktivitas fagositosis. Gejala klinis udang pasca infeksi yaitu warna tubuh memerah, geripis pada ekor, hepatopankreas berwarna kecoklatan dan tubuh mengalami melanisasi. Ekstrak G. verrucosa 16 g/kg pakan merupakan konsentrasi terbaik pada vaname untuk mencegah penyakit V. harveyi dengan kelulushidupan tertinggi sebesar 79,17%.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:76910
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 12:20
Last Modified:21 Oct 2019 12:20

Repository Staff Only: item control page