Pengaruh Salinitas yang Berbeda terhadap Infeksi Parasit pada Kerang Darah (Anadara granosa)

Dinda , Lintang Sari (2019) Pengaruh Salinitas yang Berbeda terhadap Infeksi Parasit pada Kerang Darah (Anadara granosa). Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
180Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
554Kb

Abstract

Salah satu permasalahan dalam budidaya kerang ini yaitu adanya parasit. Parasit ini dapat berdampak terhadap ketahanan tubuh dan kualitas dari kultivan. Salah satu faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi keberadaan parasit adalah salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas yang berbeda terhadap infeksi parasit dan kelulushidupan pada kerang darah yang terinfeksi dari alam. Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu pada bulan Januari-Maret 2019 di Laboratorium Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Diponegoro. Kerang uji yang digunakan yaitu kerang darah (Anadara granosa) berukuran panjang 2,32±0,09 cm sebanyak 240 ekor. Rancangan penelitian dilakukan dengan metode eksperimental mengunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu A (salinitas 25 ppt), perlakuan B (salinitas 28 ppt), perlakuan C (salinitas 30 ppt) dan perlakuan D (salinitas 34 ppt) dimana terdapat 2 set percobaan masing-masing terdapat 2 ulangan digunakan untuk sampel pengamatan parasit dan 2 ulangan digunakan untuk menentukan kelulushidupan keran darah. Padat tebar yang digunakan adalah 15 individu untuk setiap akuarium. Salinitas yang digunakan yaitu A (salinitas 25 ppt), B (salinitas 28 ppt), C (salinitas 31 ppt) dan D (salinitas 34 ppt). Hasil penelitian menunjukkan gejala klinis pada kerang yang terinfeksi parasit yaitu organ dalam berwarna pucat terutama pada bagian insang. Salinitas tidak berpengaruh terhadap nilai intensitas dan prevalensi parasit Nematopsis sp. dan Pinnotheres sp. Hasil untuk pengamatan secara mikroskopis yaitu jaringan lunak yang terinfeksi parasit Nematopsis mengalami hipertrofi atau pembengkakan sehingga menyebabkan dislokasi pada nukleus. Profi darah pada kerang darah meliputi jumlah eritrosit dan leukosit. Jumlah eritrosit tertinggi pada C2 (salinitas 31 ppt) yaitu 92,71-100% sedangkan jumlah leukosit tertinggi pada B2 (salinitas 28 ppt) yaitu 0-92,86%. Selanjutnya salinitas yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelulushidupan kerang darah

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:76901
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 12:23
Last Modified:21 Oct 2019 12:23

Repository Staff Only: item control page