Mortalitas Ikan Komet (Carassius Auratus Auratus) selama Pengangkutan Sistem Kering dengan Media dan Periode Waktu yang Berbeda.

Abdulloh , Suaidi (2019) Mortalitas Ikan Komet (Carassius Auratus Auratus) selama Pengangkutan Sistem Kering dengan Media dan Periode Waktu yang Berbeda. Undergraduate thesis, Faculty of Fisheries and Marine Sciences.

[img]
Preview
PDF - Published Version
517Kb

Abstract

Jarak antara pembudidaya dengan pasar memaksa untuk menggunakan sistem transportasi yang baik sehingga dapat menghemat biaya dan meminimalkan adanya tingkat kematian selama transportasi. Berdasarkan masalah tersebut, diperlukan teknik transportasi yang menjamin ikan sampai ke tempat tujuan dalam keadaan hidup. Pengangkutan sistem kering dengan menggunakan media yang berbeda diharapkan mampu menjaga suhu dalam wadah, sehingga ikan masih terjaga dan menurunkan resiko kematian ikan. Metode penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap faktorial (RAL-F) dimana terdapat 2 faktor yaitu media pengangkutan dan periode waktu. Sehingga, terdapat 9 percobaan dengan 3 kali pengulangan dengan jumlah total perlakuan 27 perlakuan. Perlakuan yang diberikan yaitu pertama, media sekam padi periode 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Kedua, media serbuk gergaji periode waktu 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Ketiga, media ampas tebu periode waktu 4 jam, 6 jam, dan 8 jam, masing-masing untuk perlakuan SP-4, SP-6, SP-8, SG-4, SG-6, SG-8, AT -4, AT -6, dan AT -8. Ikan uji yang digunakan adalah ikan komet dengan ukuran 5 cm hingga 7 cm dan padat tebar 20 ekor/wadah dengan urutan media dari atas berupa media uji (10cm); matras (1cm); ikan uji; matras (1cm); media uji; es batu (5cm). Ikan uji di transportasi selama periode yang ditentukan sesuai perlakuan. Data yang diambil ada 2, yaitu periode transportasi dan pemeliharaan, yang dilakukan selama 10 hari. Variabel yang diukur saat transportasi nilai suhu, lama waktu pulih sadar, dan kelulushidupan (SR). Variabel yang diukur saat pemeliharaan adalah total konsumsi pakan (TKP), pertumbuhan bobot relatif (RGR), dan SR. Parameter kualitas air yang diamati adalah suhu, oksigen terlarut (DO), dan tingkat keasaman (pH). Hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan masing-masing dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangkutan sistem kering dengan media dan periode waktu berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap suhu media pengangkutan, SR pengangkutan dan lama waktu pulih sadar, serta tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap TKP, RGR dan SR pemeliharaan. Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran yang layak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, media yang baik digunakan adalah serbuk gergaji dengan periode waktu 8 jam.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:76890
Deposited By:Pancasila Wati FPIK
Deposited On:21 Oct 2019 12:26
Last Modified:21 Oct 2019 12:26

Repository Staff Only: item control page