EFFECTS OF PSYCHOEDUCATION ON INTERNAL HEALTH LOCUS OF CONTROL AND SELF CARE IN PATIENTS WITH HEART FAILURE

Wijayanti, Indri and Sobirin, Mochamad Ali and Rochana, Nana (2019) EFFECTS OF PSYCHOEDUCATION ON INTERNAL HEALTH LOCUS OF CONTROL AND SELF CARE IN PATIENTS WITH HEART FAILURE. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]PDF
Restricted to Registered users only

4Mb
[img]
Preview
PDF
331Kb

Abstract

ABSTRAK Indri Wijayanti Pengaruh Psikoedukasi terhadap Lokus Kontrol Kesehatan Internal dan Perawatan Diri Penderita Gagal jantung xii+121 Halaman + 11 Tabel + 9 gambar + 24 Lampiran Perawatan diri sebagai komponen penting dari manajemen gagal jantung, secara umum kurang dipatuhi oleh penderitanya. Rendahnya kepatuhan akan perawatan diri penderita gagal jantung dipengaruhi oleh berbagai masalah psikologis yang mereka hadapi dan rendahnya lokus kontrol kesehatan internal atau Internal Health Locus of Control(IHLC). Intervensi pendidikan yang telah diterapkan kepada penderita gagal jantung kurang memperhatikan permasalahanpsikologis tersebut.Belum optimalnya perawatan diri yang didukung oleh rendahnya lokus kontrol kesehatan internal penderita gagal jantung memerlukan strategi khusus dalam penanganannya. Saat ini masih terbatas penelitian yang membahas tentang pengaruh psikoedukasi terhadap peningkatan lokus kontrol kesehatan internal dan perawatan diri penderita gagal jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi terhadap lokus kontrol kesehatan internal dan perawatan diri penderita gagal jantung. Penelitian ini menggunakan quasi-experimental design with a control group dengan sampel sejumlah 82 pasien gagal jantung. Responden terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Dua responden dalam kelompok kontrol drop out karena salah seorang diantaranya meninggal dunia sebelum menyelesaikan penelitian dan 1 orang lainnya menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit lain. Kelompok intervensi menerima empat sesi psikoedukasi selama dirawat di rumah sakit. Data diambil dengan kuesioner lokus kontrol kesehatan form C dan kuesioner perawatan diri. Analisa data dilakukan dengan Mann Whitney test, Paired t test, Wilcoxon signed rank test dan Independent t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa lokus kontrol kesehatan internal dan perawatan diri penderita gagal jantung meningkat pada kedua kelompok, namun kelompok intervensi mengalami peningkatan IHLC secara signifikan (22±30.43 vs 26±50.58, p=0.000) dan perawatan diri (7.703±67.85 vs 6.019±75.46, p=0.000). Intervensi psikoedukasi terbukti lebih efektif meningkatkan lokus kontrol kesehatan dan perawatan diri penderita gagal jantung. Kata Kunci: Lokus kontrol, perawatan diri, psikoedukasi. Daftar Pustaka; 93 (1982 -2018)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RT Nursing
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nursing
ID Code:76586
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:24 Sep 2019 08:58
Last Modified:24 Sep 2019 08:58

Repository Staff Only: item control page