Pengembangan Sistem Informasi Pemeliharaan Jalan sebagai Penunjang Keputusan Pemeliharaan Jalan (Studi Kasus di BPT Bina Marga Semarang)

Saptadi, Singgih and Sriyanto, ST,MT and Indrawan, Iwan (2008) Pengembangan Sistem Informasi Pemeliharaan Jalan sebagai Penunjang Keputusan Pemeliharaan Jalan (Studi Kasus di BPT Bina Marga Semarang). Diponegoro University. (Unpublished)

[img]Microsoft Word
26Kb

Abstract

Disbinmar merupakan suatu bagian dari Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab atas ketersediaan jasa penyediaan jalan dan jembatan. Disbinmar memiliki cakupan daerah kerja yang luas tetapi dana yang tersedia terbatas, sehingga dalam melaksanakan pemeliharaan jalan dibuat suatu prioritas pemeliharaan jalam. Disbinmar memiliki kesulitan dalam menentukan prioritas pemeliharaan jalan. Kesulitan yang dihadapi adalah dokumentasi masih bersifat manual, yang berakibat lamanya waktu dalam pencarian datanya. Hal ini sering terjadi saat perencanaan pemeliharaan jalan, yaitu menentukan prioritas jalan mana yang akan dipilih untuk dilakukan pemeliharaan jalan. Data yang masih bersifat manual sering mengakibatkan hilangnya data-data hasil survey yang telah dilakukan sebelumnya, sehingga Disbinmar harus melakukan survey ulang untuk mendapatkan data tersebut. Survey berulang ini menyebabkan biaya yang besar mengingat Disbinmar dijadwalkan hanya melakukan survey dua kali dalam setahun. Sehingga dibutuhkan suatu sistem informasi yang mampu menyelesaikan masalah pengambilan keputusan dan membengkaknya anggaran survey. Dengan Dirancangnya Sistem Informasi Pemeliharaan Jalan dimana data spasial dan atribut dapat diintegrasikan maka diharapkan semua masalah dalam pengambilan keputusan dan biaya survey dapat terselesaikan. Disbinmar is a part of province government which is responsible for the availability of roadway and bridge providing services. Disbinmar has a wide area of responsibility, but with a very limited fund, that forces it to make a priority in maintaining the roadway. In making the priority, disbinmar has to face an obstacle, that is he data documenting which is still be done in a manual way. This manual way of data documenting result in the longer time needed to search the data. This often happens in the roadway maintenance planning, that is in making a decision about which priority of maintaining the roadway would be taken. The manual way of data storing often make datas gained from surveys missing, and as concequance Disbinmar has to make a re-survey of data. The repeated survey of data ofcourse result in the bigger cost, considering Disbinmar only scheduled for two surveys in a year. This problem shows that an information system which can solve the decision making and the blowing up survey cost is needed. And with the information system of roadway maintenance, where spatial and attribute datas are being integrated, hopefully all problems occured in the decision making and cost of survey can be solved.

Item Type:Other
Uncontrolled Keywords:Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Atribut, Sistem Informasi, Spasial. Keywords : Decision Making, Attribute, Information System, Spatial.
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:7619
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:26 Mar 2010 12:45
Last Modified:26 Mar 2010 12:45

Repository Staff Only: item control page