EVALUASI KUALITAS AIR SALURAN PEMBUANGAN DI SEKITAR SEGMEN VI SUNGAI GARANG MENGGUNAKAN SOFTWARE SWMM STUDI KASUS : KECAMATAN GAJAHMUNGKUR, KOTA SEMARANG

Dwi Sholehah, Fipin and Samudro, Ganjar and Sarminingsih, Anik (2019) EVALUASI KUALITAS AIR SALURAN PEMBUANGAN DI SEKITAR SEGMEN VI SUNGAI GARANG MENGGUNAKAN SOFTWARE SWMM STUDI KASUS : KECAMATAN GAJAHMUNGKUR, KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
65Kb

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 156 Tahun 2010 membagi wilayah DAS Garang menjadi 7 segmen. Pada penelitian ini akan lebih difokuskan pada segmen VI DAS Garang sebelah timur yaitu tepatnya di Kecamatan Gajahmungkur. Kecamatan Gajahmungkur penggunaan lahan utamanya yaitu pemukiman, hutan/lahan terbuka dan komersial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beban pencemaran yang dihasilkan di Kecamatan Gajahmungkur, menganalisis pengaruh penggunaan lahan terhadap kualitas air saluran pembuangan menuju Sungai Garang segmen VI menggunakan software SWMM (Storm Water Management Model) , dan mengetahui skenario upaya pengendalian lingkungan dengan teknologi LID (Low Impact Development). SWMM digunakan untuk memodelkan kualitas air dan pengendalian lingkungan. Pemantauan kualitas air dilakukan dengan pengambilan sampel air pada 3 titik saluran pembuangan. Hasil perhitungan beban pencemaran domestik (kg/tahun) pada Titik Pengamatan I yaitu BOD 14.522,8; COD 26.827,57; TSS 10.033,93; Amonia 475,29; Minyak & lemak 322,14; dan Total Coliform 7,92x1016. Beban pencemaran (kg/tahun) Titik pengamatan II yaitu BOD 572.468,74; COD 1.057.506; TSS 395.523,9; Amonia 18.735,34; Minyak & lemak 12.698,4; dan Total Coliform 3,12x1018. Beban pencemaran (kg/tahun) Titik Pengamatan III yaitu BOD 383.322,09; COD 708.100,4; TSS 264.840,7; Amonia 12.545,09; Minyak & lemak 8.502,78; dan Total Coliform 2,09Ex1018. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut menunjukkan semakin besar luas lahan dan jumlah penduduk, maka semakin besar pula nilai beban pencemaran yang dihasilkan. Berdasarkan analisis kualitas air menggunakan software SWMM, diperoleh nilai EMC (Event Mean Concentration) yang tepat bagi masing-masing penggunaan lahan. Pada uji kualitas air terdapat 3 parameter yang melebihi baku mutu yaitu TSS, Minyak & lemak dan Total Coliform. Sehingga dilakukan skenario pengendalian lingkungan untuk mengurangi nilai konsentrasi polutan dengan teknologi LID (Low Impact Development) serta jenis LID yang digunakan yaitu Rooftop Disconnection dan Permeable pavement. Kata kunci : kualitas air ,saluran pembuangan, SWMM, EMC, penggunaan lahan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
ID Code:76094
Deposited By:Ms teknik lingkungan
Deposited On:09 Sep 2019 11:38
Last Modified:09 Sep 2019 11:38

Repository Staff Only: item control page