PENGARUH PEMBERIAN KULIT PISANG FERMENTASI DENGAN Chrysonilia crassa dan Bacillus subtilis TERHADAP BOBOT RELATIF ORGAN PENCERNAAN AYAM BROILER

ANGGORO, LUTHFIE and Wahyuni, Hanny Indrat and Widiastuti, Endang (2019) PENGARUH PEMBERIAN KULIT PISANG FERMENTASI DENGAN Chrysonilia crassa dan Bacillus subtilis TERHADAP BOBOT RELATIF ORGAN PENCERNAAN AYAM BROILER. Undergraduate thesis, FACULTY OF ANIMAL AND AGRICULTURAL SCIENCES.

[img]
Preview
PDF
731Kb
[img]
Preview
PDF
164Kb
[img]
Preview
PDF
101Kb
[img]
Preview
PDF
183Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1252Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan dengan kulit pisang fermentasi Chrysonilia crassa dan Bacillus subtilis terhadap bobot relatif organ pencernaan ayam broiler. Penelitian dilakukan pada 27 April hingga 6 Juni 2018 di Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Materi yang digunakan adalah 160 ekor ayam broiler umur 22 hari dengan rata-rata bobot badan 391,94±2,01 g, kapang Chrysonilia crassa dan bakteri Bacillus subtilis, vaksin Newceastle Disease (ND). Peralatan yang digunakan adalah tempat pakan dan tempat minum, lampu sebagai brooder dan penerangan kandang, sprayer untuk menyemprotkan desinfektan, sapu untuk membersihkan area kandang, termohigrometer untuk mengukur suhu dan kelembaban, ember untuk menampung pakan dan timbangan untuk menimbang pakan. Peralatan pengambilan sampel gunting, pisau dan timbangan analitik. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah T0= Tanpa penambahan kulit pisang fermentasi; T1= 5% kulit pisang fermentasi dalam pakan; T2= 10% kulit pisang fermentasi dalam pakan; T3= 15% kulit pisang fermentasi dalam pakan. Parameter yang diambil yaitu bobot relatif organ pencernaan ayam broiler yang meliputi proventrikulus, ventrikulus, usus halus dan seka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan kulit pisang hingga taraf 15% tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus dan seka. Bobot relatif proventrikulus pada perlakuan T0 hingga T3 adalah 0,58% - 0,63%, bobot relatif ventrikulus pada perlakuan T0 hingga T3 adalah 1,67% - 1,81%, bobot relatif usus halus pada perlakuan T0 hingga T3 adalah 3,01 - 3,34% dan bobot relatif seka pada perlakuan T0 hingga T3 adalah 0,32% - 0,40%. Pemberian pakan perlakuan dengan 15% kulit pisang tidak memberikan dampak negatif terhadap bobot relatif organ pencernaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan kulit pisang fermentasi hingga 15% dalam pakan menggantikan jagung tidak menghambat perkembangan bobot relatif organ pencernaan ayam broiler.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:75617
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:20 Aug 2019 10:24
Last Modified:20 Aug 2019 10:24

Repository Staff Only: item control page