SINTESIS SILIKA GEL DARI KACA MENGGUNAKAN NATRIUM HIDROKSIDA DAN ASAM KLORIDA

Nur Imami, Widayati (2008) SINTESIS SILIKA GEL DARI KACA MENGGUNAKAN NATRIUM HIDROKSIDA DAN ASAM KLORIDA. In: Seminar Tugas Akhir S1 Jurusan Kimia FMIPA UNDIP , Jurusan Kimia UNDIP. (Unpublished)

[img]
Preview
PDF - Presentation
20Kb

Official URL: http://kimia.undip.ac.id

Abstract

Kaca merupakan suatu bahan yang mudah rusak dan tidak dapat digunakan kembali sehingga dapat menjadi limbah kaca. Limbah kaca dapat menimbulkan pencemaran lingkungan sehingga perlu pengolahan menjadi suatu bahan yang lebih berguna. Kaca mempunyai komponen utama berupa silika sebesar 72,4% dan dapat diolah kembali menjadi silika gel sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan temperatur yang efektif untuk destruksi silika di dalam kaca dengan NaOH, menentukan pH optimum pada sintesis silika gel, serta menentukan karakteristik silika gel hasil sintesis dengan spektroskopi InfraRed (IR), spektrofotometer serapan atom (AAS), penentuan tingkat keasaman, kapasitas adsorpsi air, kadar air, dan kemampuan adsorpsi silika gel hasil sintesis terhadap Mg2+. Destruksi silika di dalam kaca dengan NaOH dilakukan pada variasi temperatur, yaitu 400 0C, 500 0C, 600 0C, 700 0C, dan 800 0C. Kandungan Si di dalam natrium silikat dianalisis dengan spektrofotometer serapan atom (AAS). Pembuatan silika gel dilakukan dengan menambahkan HCl ke dalam natrium silikat bertetes-tetes sampai pH 5, 6, 7, 8, dan 9 yang dinotasikan dengan SG-5, SG-6, SG-7, SG-8, dan SG-9. Silika gel hasil sintesis dianalisis dengan spektroskopi InfraRed (IR) untuk mengetahui adanya gugus silanol dan siloksan. Masing-masing silika gel hasil sintesis ditentukan tingkat keasaman, kapasitas adsorpsi air, dan kadar air sehingga diperoleh rumus silika gel tersebut. Sedangkan untuk menguji kemampuan adsorpsi silika gel dilakukan uji adsorpsi silika gel hasil sintesis (SG-8) terhadap Mg2+. Temperatur yang efektif untuk destruksi silika di dalam kaca dengan NaOH adalah 400 0C. Dari data spektroskopi IR diketahui bahwa silika gel hasil sintesis mempunyai gugus silanol dan siloksan yang merupakan karakteristik gugus penyusun silika gel. Berat, tingkat keasaman, kapasitas adsorpsi air, dan rumus SG-8 adalah 0,9612 g, 1,75 mmol/g, 54,24 mmol/g, dan SiO2.0,08H2O. SG-8 dapat mengadsorpsi Mg2+ lebih besar daripada silika Kiesel Gel 60, dengan jumlah ion yang teradsorpsi sebesar 20,90 mmol/g.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:Q Science > QD Chemistry
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
ID Code:7545
Deposited By:Jurusan Kimia FMIPA
Deposited On:24 Mar 2010 13:28
Last Modified:24 Mar 2010 13:28

Repository Staff Only: item control page