Analisis Kerjasama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam The Egmont Group Terhadap Penanganan Pendanaan Terorisme di Indonesia

Muhammad , Jasuma Fadholi (2017) Analisis Kerjasama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam The Egmont Group Terhadap Penanganan Pendanaan Terorisme di Indonesia. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
501Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
313Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
912Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
777Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
99Kb

Abstract

The Egmont Group merupakan organisasi yang mewadahi kerjasama unit intelijen keuangan (FIU) di seluruh dunia, di mana merupakan hasil dari eksistensi rezim anti-pencucian uang dan pendanaan terorisme Financial Action Task Force (FATF). Indonesia sebagai negara yang potensial akan aksi terorisme juga menjadikan keberadaan rezim tersebut sebagai pedoman, salah satunya dengan pendirian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada tahun 2002 dan bergabung dalam The Egmont Group pada tahun 2004. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana latar belakang dari kerjasama PPATK dalam The Egmont Group terhadap penanganan pendanaan terorisme. Penelitian ini menggunakan konsep intersubjektivitas dalam konstruktivisme untuk menjelaskan bagaimana latar belakang kerjasama PPATK dalam The Egmont Group. Selain itu penelitian ini menggunakan konsep transgovernmental organization untuk menjelaskan kontibusi dari kerjasama tersebut, terkait penanganan pendanaan terorisme. Hasil dari penelitian ini menunjukkan intersubjektivitas dalam The Egmont Group berupa kesamaan kepentingan antar FIU yang terdiri dari identitas kolektif yaitu pendanaan terorisme sebagai kejahatan lintas negara serta The Egmont Group sebagai wadah kerjasama FIU dalam penanganan pendanaan terorisme dan norma internasional berupa Rekomendasi FATF. Hal tersebut membentuk kepentingan Indonesia dalam penanganan pendanaan terorisme, dan diimplementasikan melalui kerjasama PPATK dalam The Egmont Group. Sementara dukungan dari kerjasama tersebut adalah pengembangan kapasitas melalui Egmont Plenary Meeting, Egmont Secure Web, serta ISIL Project. Selain itu, peneliti juga menjelaskan faktor pendorong dan penghambat kerjasama tersebut.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JZ International relations
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
ID Code:75227
Deposited By:Perpustakaan Fisip Undip
Deposited On:08 Aug 2019 09:34
Last Modified:08 Aug 2019 09:34

Repository Staff Only: item control page