FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASKARIASIS PADA REMAJA PUTRI (Studi Kasus di Kabupaten Rembang)

NURFITA, Desi and Hadisaputro, Soeharyo and Laksono, Budi (2016) FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASKARIASIS PADA REMAJA PUTRI (Studi Kasus di Kabupaten Rembang). Masters thesis, Program of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
82Kb
[img]
Preview
PDF
217Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

956Kb

Abstract

Latar belakang : Askariasis masih menjadi permasalahan di negara berkembang terutama di daerah tropis seperti Indonesia karena prevalensinya yang cukup tinggi. Sebanyak 4,7 % remaja putri terinfeksi askaris pada pemeriksaan feses yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari faktor risiko askariasis pada remaja putri. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol. Populasi target adalah seluruh remaja putri di Kabupaten Rembang yang sedang menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas/sederajad yang diperiksa fesesnya. Ada 76 sampel terdiri dari 38 kasus dan 38 kontrol. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi Square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil : Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak cuci tangan dengan sabun setelah BAB (aOR=5,084; CI: 1,102-23,453), mengkonsumsi sayuran mentah (aOR= 6.406; CI: 2,090-19,637), dan tidak mempunyai kebiasaan memotong kuku secara rutin (aOR=3.973; CI: 1,312-12,032) terbukti sebagai faktor risiko askariasis pada remaja putri. Simpulan : Faktor yang terbukti sebagai faktor risiko kejadian askariasis pada remaja putri adalah kebiasaan tidak cuci tangan dengan sabun sebelum BAB, kebiasaan tidak memotong kuku secara rutin, dan kebiasaan makan sayur mentah. Upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah askariasis antara lain dilakukan edukasi agar remaja putri melakukan PHBS dengan baik dan benar, terutama CTPS dan memotong kuku secara rutin. Kata Kunci : Askariasis, Faktor Risiko Askariasis Remaja Putri, Ascaris lumbricoides Background: Ascariasis still become a problem in developing countries, specially in tropical country like Indonesia due to it high prevalence. Department of health in Rembang district has examined and the results is 4,7% of young woman infected by ascaris. The purpose of this research is to find ascariasis risk factors in young woman. Methods: This study used a case-control study design. The target population was all of the young women in Rembang who was studying high school / equals being examined feces. There were 72 samples consist of 38 cases and 38 controls, with total sampling technique. Data analysis using univariate, Chi-square test in bivariate and logistic regression in multivariate analysis. Results: Risk factors found, do not washing hands with soap after defecating (aOR = 5.084; CI: 1.102 to 23.453), eating raw vegetables (aOR = 6,406; CI: 2.090 to 19.637), and do not have a habit of cutting nails regularly (aOR = 3,973; CI: 1.312 to 12.032) prove to be a risk factor ascariasis in young woman. Conclusions: Factors that influenced the incidence of ascariasis in young woman is not the habit of washing hands with soap before a defecation, not the habit cut nails regularly, and the habit of eating raw vegetables. Efforts should be made to prevent ascariasis among others education so that girls do PHBS properly, especially CTPS and cut nails regularly. Key word : Ascariasis, Risk Factors of Ascariasis in Young Woman, Ascaris lumbricoides

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Epidemiology
ID Code:75021
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:02 Aug 2019 10:35
Last Modified:02 Aug 2019 10:35

Repository Staff Only: item control page