STATUS BERKELANJUTAN PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT LESTARI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

FAID, Nurul Elmi and Bambang, Azis Nur and Maryono, Maryono (2019) STATUS BERKELANJUTAN PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT LESTARI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Masters thesis, School of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
452Kb
[img]
Preview
PDF
297Kb
[img]
Preview
PDF
1133Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

860Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

3543Kb
[img]
Preview
PDF
94Kb
[img]
Preview
PDF
246Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1306Kb

Abstract

Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi basis wilayah hutan (hutan negara dan hutan rakyat) yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar bagi keberhasilan pembangunan kehutanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan dan faktor-faktor pengungkit (leverage factors) serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berpengaruh dalam pengelolaan hutan rakyat lestari berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul. Metode analisis yang digunakan adalah Multi Dimensional Scalling (MDS) yang dinamai Rap-Pforest dan analisis prospektif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dan teknik sampling bertingkat dengan memilih 3 kelompok petani hutan rakyat lestari (HRL) secara acak yang telah memiliki sertifikat kayu dengan skema Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang mewakili yang telah bersertifikasi pada 3 zone hutan rakyat di Kabupaten Gunungkidul yaitu zona Pegunungan Batur Agung (bagian utara), Ledok Wonosari (bagian tengah) dan Pegunungan Seribu (bagian selatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan hutan rakyat lestari di Kabupaten Gunungkidul berada pada status cukup berkelanjutan (quite sustainable) karena memiliki nilai indeks keberlanjutan diantara 25,01-50,00 pada dimensi ekologi (68,974%), sosial dan budaya (64,609 %), legal dan kelembagaan (62,075%), serta dimensi teknologi dan aksesibilitas (64,258%), namun nilai indeks dimensi ekonomi kurang berkelanjutan (less sustainable) sebesar 46,033%. Diperoleh sebanyak 22 atribut yang menjadi faktor pengungkit yang berpengaruh secara sensitif terhadap nilai indeks per dimensi keberlanjutan hutan rakyat lestari di Kabupaten Gunungkidul dengan rincian 4 atribut masing-masing untuk dimensi ekologi, dimensi legal & kelembagaan, dan dimensi teknologi & aksesibilitas sedangkan 5 atribut masing-masing untuk dimensi ekonomi dan dimensi sosial dan & budaya. Berdasarkan hasil analisis prospektif faktor pengungkit tersebut diperoleh 9 (sembilan) faktor kunci dalam pengelolaan hutan rakyat lestari yang berkelanjutan, terutama pemanenan hasil hutan, pengetahuan & pemahaman masyarakat tentang pengelolaan hutan dan jumlah rumah tangga petani hutan rakyat. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk mengutamakan pengelolaan terhadap kesembilan faktor-faktor kunci (guna menghasilkan kebijakan yang bersifat integratif dan komprehensif dalam pengelolaan hutan rakyat berkelanjutan). Kata Kunci : hutan rakyat lestari, analisis Multidimentional Scalling (MDS), status keberlanjutan, faktor pengungkit, faktor kunci Gunungkidul Regency is one of regencies in Yogyakarta Special Teritory which is the basis of forest area (state and private) which is expected to contribute greatly to forestry development. This study aims to analyze the sustainability status, the leverage factors and the key factors affecting sustainability of sustainable private forest management in Gunungkidul Regency. The analytical method used is a Multi Dimensional Scalling (MDS) called Rap-Pforest and propective analysis. The research location is determined by purposive and stratified random sampling techniques by selecting 3 sustainable private forest farmers group randomly which have certified by SVLK (verification of wood legality system) representing 3 private forest zones in Gunungkidul Regency (Baturagung Mountain Zone, Wonosari Plateu and Seribu Mountain Zone). The results showed that management for sustainable private forest in Gunungkidul Regency are in category “quite sustainable” with sustainabilty index status of 25.01-50.00 i. e ecological (68.974%), socio-cultural (64.609%), legal & institutional dimensions (62.075%), technology & accessibility dimensions (64,258%) however the economic dimensions score is in less sustainable category with sustainability index value of 46.033%. There are 22 attributes as leverage factors might affect the sustainability index value of each dimension in sustainable private forest management in Gunungkidul Regency i.e 4 attributes of each ecological dimensions, legal and institutional dimensions, technology and accessibility dimensions and 5 attributes of each economic dimensions & socio-cultural dimensions. Based on the analysis of these leverage factors, could be identified 9 key factors of sustainable private forest management, especially harvesting of forest products, knowledge & understanding of forest farmers in forest management and number of private forest farm households. It is recommended the goverments prioritize the management of these key factors (to produce integrated and comprehensive policies in development of sustainable private forest). Keywords: sustainable private forest, Multidimensional Scalling (MDS) analysis, sustainability status, leverage factor, key factor

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:hutan rakyat lestari, analisis Multidimentional Scalling (MDS), status keberlanjutan, faktor pengungkit, faktor kunci
Subjects:S Agriculture > SD Forestry
Divisions:School of Postgraduate > Master Program in Environmental Science
ID Code:74932
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:31 Jul 2019 10:19
Last Modified:31 Jul 2019 10:19

Repository Staff Only: item control page