RECOVERY LOGAM BERAT Cd(II), Cu(II), DAN Cr(III) MENGGUNAKAN TEKNIK MEMBRAN CAIR RUAH (BLM) DENGAN SENYAWA PEMBAWA TURUNAN EUGENOL BERGUGUS AKTIF N

Cahyono, Harry (2007) RECOVERY LOGAM BERAT Cd(II), Cu(II), DAN Cr(III) MENGGUNAKAN TEKNIK MEMBRAN CAIR RUAH (BLM) DENGAN SENYAWA PEMBAWA TURUNAN EUGENOL BERGUGUS AKTIF N. In: Seminar Tugas Akhir S1 Jurusan Kimia FMIPA UNDIP , Jurusan Kimia UNDIP. (Unpublished)

[img]
Preview
PDF - Presentation
22Kb

Official URL: http://kimia.undip.ac.id

Abstract

Senyawa pembawa sangat menentukan efektifitas dan selektifitas pada berbagai teknik ekstraksi. Melihat fungsinya, maka akan menjadi suatu kajian yang menarik untuk mensintesis senyawa pembawa yang memiliki efektifitas dan selektifitas yang tinggi sebagai suatu ekstraktan logam berat. Eugenol merupakan salah satu sumber kekayaan hayati Indonesia. Eugenol beserta turunannya dapat dimanfaatkan sebagai ekstraktan logam berat. Pada penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektifitas dan selektifitas senyawa pembawa turunan eugenol (piridin metil eugenoksi asetat dan polimernya) untuk recovery logam berat Cd(II), Cu(II), dan Cr(III). Digunakan logam Cd(II), Cu(II), dan Cr(III) karena mewakili logam golongan asam lunak, borderline, dan keras, sehingga dapat diketahui selektifitasnya terhadap golongan tertentu. Senyawa piridin metil eugenoksi asetat (PMEOA) dan polimernya (poliPMEOA), hasil sintesis dari eugenol digunakan sebagai senyawa pembawa logam berat dengan metode transport membran cair ruah (BLM). Analisis senyawa yang terbentuk dilakukan dengan GC-MS, FTIR, dan 1H NMR. Penentuan berat molekul rata-rata polimer ditentukan dengan viskosimeter Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan menggunakan pipa U selama 24 jam. Membran merupakan senyawa pembawa dalam pelarut kloroform. Fase umpan adalah campuran ion logam Cd(II), Cu(II), dan Cr(III) masing-masing 30 ppm dengan pH 3,31, sedangkan fase penerima adalah larutan HCl pH = 1. Hasil transport ion logam dianalisis dengan AAS. Hasil sintesis PMEOA berupa cairan berwarna hitam berbau harum. Sedangkan poliPMEOA berbentuk gel berwarna hitam dengan berat molekul 4924 g/mol. Dari hasil transport diperoleh bahwa PMEOA selektif terhadap Cu(II) diikuti Cd(II) dan Cr(III) dengan % transport berturut-turut adalah 87,54%; 43,53%; dan 0,60% menggunakan 0,7 g PMEOA, serta 73,03%; 25,70%; dan 2,01% menggunakan 0,3 g PMEOA. Pengujian menggunakan 0,7 g poliPMEOA tidak menunjukkan selektifitas namun lebih efektif dengan % transport masing-masing sekitar 50%.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:Q Science > QD Chemistry
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
ID Code:7469
Deposited By:Jurusan Kimia FMIPA
Deposited On:19 Mar 2010 13:55
Last Modified:19 Mar 2010 13:55

Repository Staff Only: item control page