ANALISIS YURIDIS KEWENANGAN MENENTUKAN COOPERATIVE WITNESS MELALUI TELECONFERENCE DALAM TINDAK PIDANA TERORISME ( STUDI PUTUSAN NO Reg Perkara 148/Pen.Pid/2011/PN.JKT.Sel )

SITOHANG, MASRO MARIO and Pujiyono, Pujiyono and Serikat P.J, Nyoman (2019) ANALISIS YURIDIS KEWENANGAN MENENTUKAN COOPERATIVE WITNESS MELALUI TELECONFERENCE DALAM TINDAK PIDANA TERORISME ( STUDI PUTUSAN NO Reg Perkara 148/Pen.Pid/2011/PN.JKT.Sel ). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penggunaan teleconference dalam proses pemeriksaansaksi di Indonesia, belumdiatursecarajelasdalamundang-undang (KUHAP). Akan tetapi, dalamkasus-kasuskejahatanluarbiasamembutuhkanpengunaan teleconference dalam proses pemeriksaansaksi, khususterhadapkejahatanluarbiasasepertiterorisme. Didapatkanpermasalahan, Apakah hakim dapatmenggunakan teleconference dalamsidangperkaratindakpidanaterorisme?danSiapakah yang memilikikewenangandalammenentukan cooperative witness melalui teleconference? Metode yang digunakandalampenulisanhukuminiyuridisnormatifdanmelakukananalisisputusanatasperkaraTindakPidanaTerorismeAtasNamaTerdakwa Abu Bakar bin AbudBas’asyirNomor Register Perkara 148/Pid.B/2011/PN.JKT.SEL. Hakim menggunakan teleconference dalamsidangperkaratindakpidanaterorismedidasarkanpadayurisprudensiPerkara Abu BakarBa’asyirdenganputusan PN JakselNomor 148/Pen.Pid/2001/PN.JKT.Sel. Kata kunci: Cooperative Witness,Teleconference, dam Terorisme

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Faculty of Law > Department of Law
ID Code:74457
Deposited By:Ms Fahim FH
Deposited On:19 Jul 2019 10:01
Last Modified:19 Jul 2019 10:01

Repository Staff Only: item control page