Pengendalian Kualitas PT AHM dengan menggunakan ISO/TS 16949:2002 untuk mencegah Komponen Valve Inlet Bengkok pada Motor Supra Khususnya Mesin NF100 (Studi Kasus Valve Inlet Bengkok di PT Astra Honda Motor)

Bakhtiar, Arfan and Utami Handayani, Naniek and ., Krisnanto (2008) Pengendalian Kualitas PT AHM dengan menggunakan ISO/TS 16949:2002 untuk mencegah Komponen Valve Inlet Bengkok pada Motor Supra Khususnya Mesin NF100 (Studi Kasus Valve Inlet Bengkok di PT Astra Honda Motor). Diponegoro University. (Unpublished)

[img]Microsoft Word
25Kb

Abstract

Untuk memenuhi keinginan konsumen dalam hal mutu dan jumlah, PT AHM telah menerapkan ISO 9001: 2000 (International Standard Organization versi tahun 2000), SIX SIGMA dan ISO/TS 16949: 2002 untuk menangani customer claim dan memperbaiki mutu supplier yang ada. Sebelum penerapan ISO/TS 16949: 2002, untuk keharmonisan kualitas supplier/penyalur tersebut, PT AHM telah menggunakan QSW-9000 dalam mengendalikan kualitas produknya. Berhubung QS-9000 tidak diperbahatui lagi dan hanya akan berlaku sampai tahun 2006, maka sebagai gantinya perusahaan mengambil kebijakan untuk menerapkan ISO/TS 16949: 2002 dan menyertakan dalam keseluruhannya kebutuhan ISO 9001: 2000. Dari beberapa jenis motor yang diproduksi pada pabrik II dari PT AHM, jenis motor yang diproduksi adalah Legenda, Tiger, GL Max, Mega Pro dan Supra. Di antara kelima motor tersebut, Supra mempunyai prosentase permintaan yang paling tinggi dan juga sekaligus market claim tertinggi (periode Agustus s/d Desember 2004, yaitu sebesar 2,7%), sedangkan berdasarkan penelitian terhadap banyaknya claim customer terhadap komponen motor Supra periode Agustus s/d Desember 2004, claim terhadap komponen terbesar mencapai 337 claim dari total 1440 claim. Komponen motor Supra yang dimaksud di sini adalah Valve Inlet. Dalam karya ilmiah ini, peneliti berusaha akan meneliti hasil dari pelaksanaan persiapan penerapan ISO/TS 16949: 2002 sebagai teknik pengendalian kualitas terbaru yang telah dipilih dengan menggunakan tools dari ISO/TS 16949: 2002 yaitu SPC, FMEA dan Corrective Action. Dari penelitian ini diketahui bahwa penyebab Valve Inlet bengkok bukan hanya berasal dari Valve Inlet itu sendiri, melainkan juga sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian pada Guide valve Inlet dan Cylinder Head. Dari penelitian penerapan ISO/TS 16949: 2002 di PT AHM dapat diketahui beberapa manfaat ISO/TS 16949: 2002 dalam mengendalikan kualitas produk dan memenuhi kebutuhan customer.

Item Type:Other
Uncontrolled Keywords:Kata Kunci : Market Claim, Customer Claim, ISO/TS 16949: 2002, SPC, FMEA dan Corrective Action.
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:7418
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:17 Mar 2010 14:04
Last Modified:17 Mar 2010 14:04

Repository Staff Only: item control page