PERBEDAAN TEMPAT KERJA DUDUK ERGONOMIS DAN TIDAK ERGONOMIS TERHADAP KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULO SKELETAL TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI DI PD TARU MARTANI YOGYAKARTA

SUKISMANTO, SUKISMANTO (2004) PERBEDAAN TEMPAT KERJA DUDUK ERGONOMIS DAN TIDAK ERGONOMIS TERHADAP KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULO SKELETAL TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI DI PD TARU MARTANI YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Upaya perlindungan terhadap tenaga kerja merupakan suatu upaya untuk mencapai suatu tingkat produktifitas yang tinggi. Agar sistem kerja dapat berjalan optimal diperlukan pengaturan sistem kerja sesuai dengan normanya masing-masing. Bekerja dengan cara duduk memerlukan lebih sedikit energi dari pada berdiri, namun pemakaian kursi dan meja kerja yang tidak sesuai cenderung membuat sikap kerja yang salah, jika dilakukan secara terus menerus maka dapat menyebabkan suatu kelelahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tempat kerja duduk ergonomis dan tidak ergonomis terhadap keluhan subjektif musculo skeletal tenaga kerja bagian produksi di PD Taru Martani Yogyakarta. Jenis penelitian Explanatory dan menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. pengambilan data dilakukan dengan melakukan pengukuran dan observasi dengan kuesioner. populasi adalah tenaga kerja bagian produksi yang dalam bekerja dengan posisi duduk, sampel dipilih dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 99 orang. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa dari 99 sampel yang dipilih, sebanyak 96(96,7%) orang mengalami keluhan subjektif dan tempat kerja duduk tidak ergonomis sebanyak 83 tempat. dari hasil uji statistik yang dilakukan dengan uji Fishers Exact didapatkan p hitung lebih kecil dari taraf kesalahan 0,05. Hasil tersebut menunjukan bahwa ada perbedaan tempat kerja duduk yang ergonomis dan yang tidak ergonomis terhadap keluhan subjektif musculo skeletal yang dirasakan tenaga kerja bagian produksi dengan Coeficient Contingency 0,373 yang berarti bahwa perbedaan tersebut cukup kuat. Untuk mengurangi keluhan subjektif dapat dilakukan dengan pemberian bantalan busa pada alas duduk, pemberian sandaran punggung dan penyesuaian tinggi kursi dan meja kerja sesuai dengan ukuran antrophometri tenaga kerja, dan bagi tenaga kerja dapat menjaga variasi duduknya dalam bekerja. Kata Kunci: Ergonomis dan Keluhan subjektif THE DIFFERENCE BETWEEN ERGONOMICS AND UNERGONOMICS SEAT WORK SITE TOWARDS SUBJECTIVE COMPLAINT OF MUSCULO SKELETAL OF PRODUCTION LABOURS AT PD TARUMARTANI YOGYAKARTA Labour protection is an effort to gain a high level working productivity. Working system arrangement that in line with each norms is needed to optimise working system. Sitting in work needs less energy than standing in work, but the use of improrer size of chair and table tends to result in wrong sitting manners, and if this condition persists continously, it will result in body disorder and causing tiredness. The aim of thr research is to find out the difference ergonomic and un ergonomics seat work site to wards subjective complaint of musculo skeletal tahat is experience by production labours at PD Taru Martani Yogyakarta. The type of the research is explanatory research and using survey method with cross sectional aproach. The colection of the data was conducted through measurement and questionares, while the population was chosen using purposive sampling technique and the sample quentity gained was 99 persons. From the research of 99 persons, it was found that 96 persons(96,97%) of un ergonomics working site was about 83 site. From the statistic examination, it is foundthat p count is 0,05 less than fault level. The results shows the existence of the difference ergonomic and un ergonomics seat work site towards subjective complaint of musculo skeletal that is experienced by the labours with coeficient contingency 0,373 which means that the conection between those variable is quitee significant. As solution to reduce the complaint, chair pad can be added to cover the chair on its back and also desk and chair's height can be arranged in line with labour;s antrophometrics, it is also suggested for the labour to keep the vary of their sitting manners in work.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7407
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:17 Mar 2010 10:30
Last Modified:17 Mar 2010 10:30

Repository Staff Only: item control page