Analisis Pengukuran Kinerja Menggunakan Metode Objective Matrix(OMAX) pada Bagian Produksi Pipa ( Studi Kasus : PT. Raja Besi, Semarang )

Santoso, Haryo and Rosyada, Zainal Fanani (2008) Analisis Pengukuran Kinerja Menggunakan Metode Objective Matrix(OMAX) pada Bagian Produksi Pipa ( Studi Kasus : PT. Raja Besi, Semarang ). Diponegoro University. (Unpublished)

[img]Microsoft Word
22Kb

Abstract

Dalam setiap organisasi yang sukses biasanya secara tetap selalu berubah, khususnya di dalam cara-cara penyelesaian tugas-tugas perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas. Teknologi secara sendiri-sendiri tidak akan dapat menjamin bahwa kinerja itu akan meningkat, maka harus dikombinasikan dengan berbagai usaha manusia. Kinerja akan dapat diterapkan kepada hasil keluaran dari suatu individu, organisasi, industri dan negara secara keseluruhan. Manfaat dari suatu program peningkatan kinerja yang direncanakan dengan baik dan berhasil biasanya akan berlipat ganda dan sangat nyata yang akan menguntungkan para pengusaha dalam segi kemampuan laba dan kedudukan yang kuat di pasar. Pertumbuhan kinerja berarti meningkatnya laba untuk organisasi yang diperlukan untuk bertahan, melakukan ekspansi, diversifikasi ataupun untuk pertumbuhan itu sendiri. Dalam industri manufaktur, pengukuran kinerja yang dilakukan sangat tergantung kepada jenis alami dari faktor-faktor masukan dan keluaran dari perusahaan. PT Raja Besi adalah salah satu perusahaan dengan sistem Make to Order, yang memproduksi pipa yang bervariasi. Perusahaan ini menggunakan beberapa mesin dalam memproduksi produk tersebut. Salah satunya adalah mesin pipa yang digunakan untuk memproduksi pipa dengan bermacam bentuk dan ukuran sesuai dengan pesanan atau order dari customer. Untuk dapat mengetahui tentang tingkat kinerja di PT Raja Besi, maka dilakukan pengukuran kinerja dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX), evaluasi serta rencana perbaikan perusahaan dalam upaya peningkatan kinerjanya. Tingkat kinerja bagian produksi PT. Raja Besi pada periode pengukuran (April 2006-Maret 2007) mengalami kecenderungan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (April 2005-Maret 2006). Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata indikator pencapaian sasaran tiap bulannya, dimana pada periode April 2006-Maret 2007 adalah sebesar 393,09 sedangkan pada periode April 2005-Maret 2006 adalah sebesar 389,99 yang berarti telah terjadi peningkatan dengan indeks sebesar 3,1. Karena faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan tingkat kinerja pada periode pengukuran adalah banyaknya jumlah produk pipa yang dihasilkan, walaupun tingkat produk pipa cacat lebih banyak pada periode April 2006-Maret 2007, maka digunakan teknik pengendalian kualitas/mutu yaitu dengan Seven Tools Statistical (7 alat-alat statistik)dalam upaya perbaikan untuk lebih meningkatkan kinerja di masa datang.

Item Type:Other
Uncontrolled Keywords:Kata kunci : Performance, Kinerja, Order, Objective Matrix (OMAX), Seven Tools
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:7394
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:15 Mar 2010 13:38
Last Modified:15 Mar 2010 13:38

Repository Staff Only: item control page