Politik Familisme dalam Partai Politik (Studi Kasus: Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Rembang)

Azahra, Jihan Marsya (2019) Politik Familisme dalam Partai Politik (Studi Kasus: Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Rembang). Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
394Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
720Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
674Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
634Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
996Kb

Abstract

Relasi politik familisme di Indonesia menjadi salah satu budaya politik yang telah melekat sekian lama dalam dinamika berpolitik di Indonesia. Beberapa hasil penelitian yang terjadi adalah relasi familisme pada kepala daerah. Namun, relasi ini ternyata tidak hanya terjadi kepada kepala daerah saja, tetapi juga bisa terjadi di dalam internal partai politik salah satunya PPP di Kabupaten Rembang. Hal tersebut menjadi sangat menarik untuk di teliti karena PPP di Kabupaten Rembang memiliki sosok kiai yang sangat besar pengaruhnya di dalam pergerakan politik PPP dan politik secara nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini mempertanyakan bagaimana praktik politik familisme dalam Partai Persatuan Pembangunan Kaupaten Rembang. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana realisasi dari praktik politik familisme di dalam partai politik dalam kasus penelitian ini adalah PPP Rembang. Metodologi penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Dalam pengumpulan data metode yang digunakan yaitu in-deeph interview sebagai data primer dan dokumentasi sebagai data sekunder. Kemudian hasil pengumpulan data di analisis menggunakan tiga metode yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah deskripsi dari praktik politik familisme di dalam PPP Kabupaten Rembang sebagai sosial budaya masyarakat PPP Rembang. Menggunakan teori relasi patron-client mampu menggambarkan bagaimana familisme dapat menjadi pendorong munculnya relasi patron-client. Hal ini di buktikan dengan berbagai data tentang dampak dari pengaruh dari kiai sebagai patron kepada keluarga dan santrinya di dalam politik sebagai client. Kesimpulannya adalah politik familisme memang menjadi relasi patron-client dari budaya politik yang telah lama dibangun oleh kiai kepada para santrinya.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:73910
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:10 Jul 2019 13:39
Last Modified:10 Jul 2019 13:41

Repository Staff Only: item control page