SENSITIFITAS DAN SPESIFISITAS LINGKAR DADA DAN LINGKAR LENGAN ATAS DALAM SKRINING PENENTUAN STATUS GIZI BURUK PADA ANAK BALITA

SAMUEL, SAMUEL (2006) SENSITIFITAS DAN SPESIFISITAS LINGKAR DADA DAN LINGKAR LENGAN ATAS DALAM SKRINING PENENTUAN STATUS GIZI BURUK PADA ANAK BALITA. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
6Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Pengukuran lingkar dada dan lingkar lengan atas merupakan dua metode yang mudah dilakukan, karena tidak memerlukan keahlian khusus dalam pelaksanaannya. Tetapi sampai saat ini metode lingkar dada belum mempunyai cut of point, dan belum diketahui sensitifitas (Se) dan spesifisitas(Sp) lingkar dada dan lingkar lengan atas, dalam penentuan status gizi buruk yang diperlukan untuk mengetahui validitas kedua metode tersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Se dan Sp lingkar dada dan lingkar lengan atas dalam skrining penentuan status gizi buruk pada anak balita. Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan comparative study. cut of point lingkar dada yang dipergunakan untuk menentukan status gizi buruk pada sampel anak balita adalah <41,5 cm dan <42,0 cm dan cut of point lingkar lengan atas untuk gizi buruk <12,5 cm Hasil penelitian menunjukkan nilai sensitifitas lingkar lengan atas lebih tinggi dibandingkan dengan lingkar dada, ini berarti lingkar lengan atas lebih dapat mendeteksi anak balita yang sesungguhnya menderita gizi buruk. Nilai spesifisitas lingakar dada dengan cut of point41,5 cm lebih unggul dar spesifisitas lingkar lengan atas, ini berarti cut of point41,5 cm lebih dapat mengidentifikasi anak balita yang tidak menderita gizi buruk Kata Kunci: Antropometri, lingkar dada, lingkar lengan atas SENSITIVITY AND SPECIFICITY OF CHEST CIRCUMFERENCE AND MID UPPER ARM CIRCUMFERENCE IN CSREENING OF PROTEIN ENERGI MALNUTRITION STATUS AMONG UNDER FIVE CHILDREN The assesment of chest and mid upper arm circumference is a methode that is easy to be performed since it does not require special skill in its implementation. However, the chest circumference method has not had cut off point yet, and there is no ratio Sensitivy (Se) and Specificity (Sp) of chest circumference and upper arm circumference required for recognizing those methods' vakidity. The aim of the study was to describe the sensitivity and specificity of chest and mid upper arm circumference for protein energy malnutrition (PEM) screening among under five children. This study is a descriptive analitic research using comparative approach. Cut off point for chest circumference used for assesing PEM among under five children were <41,5 cm and <42,0 cm and cut off point for mid upper arm circumference were <12,5 cm. The result of the research indicated that sensitivity value of upper arm circumference was higher than chest circumference. This means that upper arm circumference was better in detecting PEM on under five children who really suffers. The specifity value of chest circumference with cut off point 41,5 cm was better than mid upper arm circumference in identifying the under five children who were not PEM Keyword : Anthropometry, chest circumference, mid upper arm circumference

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7363
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:12 Mar 2010 10:02
Last Modified:12 Mar 2010 10:02

Repository Staff Only: item control page