HUBUNGAN KAPASITAS KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PENYADAP KARET (STUDI KASUS DI PT. KARYADEKA ALAM LESTARI SEMARANG WILAYAH PERKEBUNAN KALIMAS)

YULIYATUN , ISNAENI (2005) HUBUNGAN KAPASITAS KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PENYADAP KARET (STUDI KASUS DI PT. KARYADEKA ALAM LESTARI SEMARANG WILAYAH PERKEBUNAN KALIMAS). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Produktivitas kerja dapat dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu beban kerja (fisik, mental, sosial), beban tambahan (fisik, kimia, biologi, fisiologis, mental psikologis) dan kapasitas kerja (ketrampilan, usia, jenis kelamin), sehingga untuk mendapatkan produktivitas kerja yang optimal, maka ketiga faktor tersebut harus selalu seimbang. Pekerja penyadap karet di PT. Karyadeka Alam Lestari diberi beban kerja setiap hari sebanyak 300-400 pohon yang harus disadap. Tetapi kenyataannya penyadap karet tidak dapat melakukan penyadapan pada semua pohon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kapasitas kerja dengan produktivitas kerja pada penyadap karet di perkebunan karet Kalimas PT. Karyadeka Alam Lestari Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan explanatory researchdengan pendekatan cross sectional. Variabel yang diukur adalah kapasitas kerja (umur, jenis kelamin, ketrampilan, status gizi, kondisi kesehatan, kondisi psikologi), beban kerja dan produktivitas kerja. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang dari populasi 67 orang yang dipilih secara random. Data diperoleh dengan pengukuran dan wawancara dengan panduan kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman dan Chi Square dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kapasitas kerja (umur p value = 0,004, ketrampilan p value = 0,002) dengan produktivitas kerja. Tidak ada hubungan antara kapasitas kerja (jenis kelamin p value = 0,757, status gizi p value = 0,052, kondisi kesehatan p value = 0,418, kondisi psikologi p value = 0,084) dengan produktivitas kerja. Tidak ada hubungan antara beban kerja (p value = 0,939) dengan produktivitas kerja. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data menunjukkan bahwa umur berhubungan dengan produktivitas kerja. Untuk itu sebaiknya perusahaan mempekerjakan pekerja yang masih dalam umur produktif yaitu kurang dari 40 tahun agar dalam bekerja lebih efisien. Kata Kunci: kapasitas kerja, beban kerja, produktivitas kerja THE CORRELATION BETWEEN WORK CAPACITY AND WORK BURDEN WITH WORK PRODUCTIVITY IN RUBBER TAPPER ( CASE STUDY OF PT. KARYADEKA ALAM LESTARI SEMARANG DISTRICT KALIMAS RUBBER PLANTATION) Work productivity may be affected by three factors, namely work burden (physical, mental, social), additional burden (physical, chemistry, biology, physiology, mental psychology) and work capacity skill, age, sex), so that in order to obtain an optimum work productivity, these three factors must be balanced. The rubber tapper workers at PT. Karyadeka Alam Lestari are given work burden as much as 300 - 400 trees that must tapped everyday. However, in fact, the rubber tapper can't perform the tapping to all trees. The aim of the research is to known about the correlation between work capacity and work burden with work productivityin rubber tapper at Kalimas rubber plantation of PT. Karyadeka Alam Lestari Semarang. The research is a kind of an explanatory research with cross sectional approach. The measured variables are work capacity ( age, sex, skill, nutrient status, health condition, psychology condition), work burden and work productivity. Sample in this research is as much as 39 people from the population of 67 people chosen randomly. Data is obtained by measurement and quistionnaire based interview. The used statistical test are rank spearment and chi square using SPSS program. The result indicates that there correlation between work capacity (age p value = 0,004, skill p value = 0,002) with work productivity. There is no correlation between work capacity (sex p value = 0,757, nutrient status p value = 0,052, health condition p value = 0,418, psychology condition p value = 0,084) with work productivity. There is no correlation between work burden (p value = 0,939) with work productivity. Based on the result and data analysis which have been carried out, the writer knows that tapper's age has correlation with the productivity. Therefore, the company should recruit worker who is still in productive age, this the worker will be more efficient in working. Keyword: work capacity, work burden, work productivity

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7362
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:12 Mar 2010 10:05
Last Modified:12 Mar 2010 10:05

Repository Staff Only: item control page